24 September 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


Diduga Dukung Bom Surabaya, Wanita Ini Diperiksa di Polda Aceh

...

  • DETIK
  • 15 May 2018 16:40 WIB

Foto: Ilustrasi Facebook. @Istimewa/net
Foto: Ilustrasi Facebook. @Istimewa/net

BANDA ACEH – Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Aceh memeriksa ibu rumah tangga di Banda Aceh berinisial WF (37) lantaran diduga menulis komentar di Facebook dengan kata-kata SARA terkait bom Surabaya. WF ditangkap pada Senin 14 Mei 2018, sekitar pukul 11.45 WIB, dan dijerat dengan UU tentang ITE.

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Misbahul Munauwar, Selasa, 15 Mei 2018, mengatakan, kondisi kesehatan tersangka WF tidak memungkinkan untuk ditahan. "Yang bersangkutan dalam keadaan kurang sehat dan masih rutin berobat jalan," ujarnya.

"Pelaku kemungkinan dikenakan wajib lapor Senin dan Kamis sampai perkaranya dilimpahkan ke kejaksaan," kata Misbahul.

Dalam kasus dugaan SARA itu, WF awalnya membagi sebuah postingan dari orang lain terkait kerusuhan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok. Seorang netizen kemudian mengomentari isi postingan tersebut dengan kata-kata memberitahu adanya ledakan bom di Gereja Santa Maria, Ngagel Surabaya. Komentar itulah dibalas WF dengan kata-kata diduga berbau SARA.

"Ya say..memang halal darah org kafir say," balas WF.

Polisi yang menerima informasi soal ini kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap WF. Polisi juga menyita satu telepon genggam yang diduga untuk menulis komentar tersebut. Polisi menjerat WF dengan Undang-Undang tentang ITE. "Pasal yang dipersangkakan kepada pelaku meliputi pasal 45A ayat 2 jo pasal 28 ayat (2) UU ITE," ungkap Misbah.[] Sumber: detik.com

Editor: portalsatu.com


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.