29 September 2017

Kabar Aceh Untuk Dunia

Pascabentrok di Trumon
Diduga Terjadi Serangan Balasan di Jambo Dalem, Mediasi Perdamaian Ditunda?

...

  • PORTALSATU
  • 11 January 2017 16:45 WIB

RATUSAN pendukung Irwandi - Nova dari Kecamatan Bakongan Raya dan Trumon Raya, Aceh Selatan membakar Alat Peraga Kampanye (APK) milik Muzakir Manaf - TA Khalid di Gampong Keude Trumon, Selasa (10/1) malam. @PORTALSATU.COM/HENDRIK
RATUSAN pendukung Irwandi - Nova dari Kecamatan Bakongan Raya dan Trumon Raya, Aceh Selatan membakar Alat Peraga Kampanye (APK) milik Muzakir Manaf - TA Khalid di Gampong Keude Trumon, Selasa (10/1) malam. @PORTALSATU.COM/HENDRIK

TAPAKTUAN - Upaya perdamaian difasilitasi Kapolres Aceh Selatan AKBP Achmadi dan Dandim 0107 Letkol Kav Hari Mulyono atas insiden bentrok antarpendukung Irwandi Yusuf dan Muzakir Manaf di Desa Keude Trumon ditunda. Proses mediasi rencananya dilakukan di Mapolsek Ladang Rimba Trumon Tengah, Aceh Selatan, Rabu, 11 Januari 2017, pagi tadi.

Penundaan itu diduga karena secara tiba-tiba terjadi serangan balasan dari sekelompok orang yang merusak alat peraga kampanye pasangan calon Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah di Desa Jambo Dalem, Kecamatan Trumon Timur, sekitar pukul 11.00 WIB tadi.

Pantauan portalsatu.com di Trumon Tengah, proses mediasi perdamaian yang rencananya digelar Rabu pagi sebenarnya sudah mendapat persetujuan kedua belah pihak.

Para petinggi dan sejumlah pendukung masing-masing pihak sudah siap-siap meluncur ke Mapolsek Trumon Tengah, karena Kapolres dan Dandim beserta jajarannya sudah menunggu mereka.

Namun, akibat terjadi aksi perusakan dan penyerangan posko timses Irwandi-Nova di Jambo Dalem tersebut, secara tiba-tiba pihak timses calon bersangkutan menghentikan rencana perdamaian.

Koordinator tim pemenangan Irwandi-Nova pantai barat selatan yang juga mantan Panglima GAM wilayah Lhok Tapaktuan, Tgk. Abrar Muda dijumpai di posko Simpang Pulo Paya, Kecamatan Trumon Tengah mengatakan, pascakejadian tersebut pihaknya telah mengultimatum Kapolres Aceh Selatan dalam waktu empat jam atau sampai pukul 17.00 WIB sore ini harus sudah menangkap dan memproses hukum pelaku penyerangan posko Desa Jambo Dalem.

"Namun jika langkah itu tidak mampu dilakukan, maka tidak ada perdamaian. Karena kami menilai penegakan hukum tidak adil atau berat sebelah. Karena itu kami juga akan melakukan aksi pembalasan dengan cara merusak seluruh alat peraga kampanye milik mereka mulai dari Aceh Selatan sampai Banda Aceh. Kami telah menghubungi seluruh tim di pantai barat selatan. Kami menilai tidak usah ada lagi pilkada," katanya.

Saat memberikan pernyataan tersebut Tgk. Abrar Muda turut didampingi sejumlah petinggi timses, antara lain Tgk. Syamsul Bahri alias Mamak, Tgk. Gam Gam, Tgk. Abdullah dan lainnya.

Sementara pantauan di Mapolsek Ladang Rimba Trumon Tengah, setelah sempat menggelar pertemuan darurat dengan pejabat Polres serta ketua dan anggota Panwaslih, kemudian Kapolres Aceh Selatan tampak keluar terburu-buru.

Kapolres bersama Kasat Reskrim Iptu Darmawanto dengan menumpangi mobil kijang Innova warna hitam meluncur ke Simpang Pulo Paya untuk menjumpai kelompok Tgk. Abrar Muda dan sejumlah pendukungnya.

Hingga berita ini diturunkan sekitar pukul 15.20 WIB, upaya mediasi perdamaian belum terlaksana. Sementara sejumlah petinggi Partai Aceh terlihat sudah berkumpul di Mapolsek Ladang Rimba.[]

Laporan Hendrik Meukek

Baca:

Keude Trumon Mencekam Pasca Bentrok Pendukung Mualem dengan Irwandi

Editor: IHAN NURDIN


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.