21 August 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Dikira Penculik Anak: Warga Terlanjur Emosi Bakar Motor, Ternyata Ada Fakta Lain

...

  • PORTALSATU
  • 01 November 2018 18:30 WIB

Ilustrasi motor dibakar massa. Foto: kompas.com
Ilustrasi motor dibakar massa. Foto: kompas.com

BANYUWANGI - Massa membakar sepeda motor milik perempuan berinisial R (44) yang diduga akan menculik anak di Kecamatan Blimbingsari, Banyuwangi, Jawa Timur, 31 Oktober 2018. Tuduhan itu ternyata salah alamat, karena R terduga pencuri, bukan penculik.

Tuduhan massa terhadap R akan menculik anak lantaran dalam sepekan ini beredar kabar hoaks penculikan anak di Jabodetabek yang membuat warga waspada.

Lutfiah, warga setempat mengatakan, awalnya dia memergoki seorang perempuan sedang berada di dalam rumahnya. Perempuan itu, R, bahkan membawa parang dan sempat terlibat kontak fisik dengan Lutfiah.

"Saya masuk dari pintu depan lalu kaget saat ada perempuan asing di dalam rumah. Saya sempat tarik bajunya tapi kemudian dia lari keluar lewat pintu belakang," kata Lutfiah.

R kemudian ditangkap warga dan diamankan ke Kantor Desa Patoman, Blimbingsari. Namun, karena isu yang beredar adalah penculikan anak, massa yang jumlahnya ratusan orang mendatangi kantor desa dan langsung membakar motor yang dinaiki R.

Membongkar fakta lain

"Bukan penculikan anak, tapi pencurian. Saya juga kaget waktu beredar (kabar) katanya penculikan," ujar Lutfiah.

Dia mengatakan, saat itu rumahnya memang sedang kosong. "Anak saya Cintia umur 10 tahun sedang tidak di rumah," katanya.

"Saya juga enggak tahu kalau massa tiba-tiba membakar sepeda motor milik dia (R)," ujar Lutfiah.

Diproses hukum

Kapolsek Rogojampi, Banyuwangi, Kompol Suharyono, menjelaskan, R diduga melakukan pencurian, bukan penculikan seperti kabar yang beredar di masyarakat. Saat diamankan, R membawa tas yang berisi parang.

"Massa jumlahnya sangat banyak, lebih dari 300 orang. Bahkan saat anggota kami mengamankan terduga pelaku juga sempat terkena pukul oleh massa," kata Suharyono.

Suharyono menyebutkan, R sempat mengacak-ngacak tiga kamar dan membawa dompet kecil berisi perhiasan emas milik Lutfiah. Dompet tersebut kemudian dia buang di jalan sebelum diamankan oleh warga.

Saat ini, R dan barang bukti termasuk motor yang dibakar diamankan di Mapolsek Rogojampi. "Kami masih menggali informasi dari R untuk mengembangkan kasus. Sekali lagi ini bukan penculikan anak, tapi murni dugaan pencurian dan dia seorang diri," jelasnya.

Terkait pembakaran motor yang digunakan R oleh massa, Kapolsek Rogojampi mengaku akan tetap memprosesnya secara hukum.

R diketahui merupakan warga Jember yang tinggal di Kelurahan Singotrunan, Kecamatan Kota, Banyuwangi.

Penulis: Irsyaad Wijaya.[]Sumber: otomania.gridoto.com/kompas.com

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.