29 September 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Distanbunnakkan Subulussalam Data Lahan Jagung Terendam Banjir

...

  • SUDIRMAN
  • 04 August 2020 13:45 WIB

Kebun petani di Desa Mandilam, Kecamatan Rundeng, Kota Subulussalam terendam banjir: Dokumen 29 Juli 2020. Foto istimewa
Kebun petani di Desa Mandilam, Kecamatan Rundeng, Kota Subulussalam terendam banjir: Dokumen 29 Juli 2020. Foto istimewa

SUBULUSSALAM - Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan, Peternakan dan Perikanan (Distanbunnakkan) Kota Subulussalam, Ir. Sulisman, mengatakan pihaknya sedang mendata luas lahan perkebunan jagung terendam banjir.

Pendataan dilakukan melalui Balai Penyuluh Pertanian (BPP) di lima kecamatan dalam wilayah Kota Subulussalam turun langsung ke lapangan melakukan survei secara menyeluruh terhadap lahan perkebunan jagung yang terendam banjir, dikhawatirkan berpotensi menyebabkan petani gagal panen.

"Ini kami sekarang sedang menunggu data dari BPP di masing-masing kecamatan berapa jumlah lahan jagung yang terendam banjir," kata Sulisman kepada portalsatu.com, Selasa, 4 Agustus 2020.

Pernyataan ini disampaikan Sulisman menjawab permintaan petani sawit yang disampaikan melalui Anggota DPRK Subulussalam, Bahagia Maha, meminta Distanbunnakkan memberikan bantuan bibit jagung kepada petani yang kembali gagal panen akibat kebun mereka terendam banjir beberapa hari sebelum lebaran Iduladha 1441 H.

Sulisman menjelaskan setelah data masuk ke Distanbunkan, pihaknya akan membawa ke Banda Aceh untuk diusulkan bantuan bibit jagung melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh.

Saat ini, kata Sulisman, belum semua data masuk dari BPP kecamatan ke Distanbunnakkan karena ada beberapa daerah petugas BPP belum bisa turun ke lokasi karena lahan perkebunan jagung sebagian masih terendam banjir.

"Karena kemarin itu mau dicek belum bisa ke lapangan karena lahan masih terendam banjir seperti di Lae Langge," ucap Sulisman.

Namun, Sulisman mengaku telah menyampaikan kembali kepada BPP untuk segera mengirimkan data lahan jagung yang terendam banjir ke Distanbunnakkan Kota Subulussalam. Selanjutnya dibawa ke Provinsi Aceh untuk diusulkan bantuan bibit jagung kepada petani, yang tanamannya rusak akibat banjir.

Sulisman mengatakan tidak semua tanaman jagung yang terendam banjir menyebabkan tanaman itu rusak dan gagal panen, terutama jagung yang sudah besar dan tinggi. Jika banjir cepat surut dan tidak terlalu lama terendam air, maka tanaman itu masih aman.

"Kalau tanaman sudah tinggi, air tidak lama menggenang tidak masalah, masih selamat. Yang tidak selamat tanaman kecil terendam total sampai ke pucuknya, makanya saya minta data sekaligus sama umur tanamannya," kata Sulisman.[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.