19 September 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Diterjang Angin Puting Beliung, Ini Data Rumah Rusak di Aceh Utara

...

  • CUT ISLAMANDA
  • 11 June 2019 15:20 WIB

Salah satu rumah yang tertimpa pohon kelapa tumbang akibat angin puting beliung di Cot Paya, Baktiya Barat, Aceh Utara. Foto-istimewa
Salah satu rumah yang tertimpa pohon kelapa tumbang akibat angin puting beliung di Cot Paya, Baktiya Barat, Aceh Utara. Foto-istimewa

LHOKSUKON - Puluhan rumah dan toko milik warga di empat kecamatan dalam Kabupaten Aceh Utara rusak akibat diterjang angin puting beliung dan angin kencang, Senin, 10 Juni 2019 sore. Yakni di Kecamatan Seunuddon, Baktiya Barat, Tanah Jambo Aye, dan Simpang Keuramat. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin melalui Kapolsek Seunuddon Iptu Munawar kepada portalsatu.com, Selasa, 11 Juni 2019, menyebutkan, terdapat lima rumah yang rusak di Gampong Cot Kafiraton, Seunuddon. Masing-masing milik Maryam, 78 tahun (janda), M Yakob, 58 tahun, Masyitah, 28 tahun, Juwairiah, 55 tahun dan Jamaluddin, 57 tahun.

“Kejadiannya sekitar pukul 18.30 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun kerugian materi ditaksir mencapai Rp 50 juta. Karena kerusakan bersifat ringan, tidak ada warga yang mengungsi, semua masih menempati rumahnya masing-masing,” ujar Iptu Munawar.

Sementara itu, Kapolsek Tanah Jambo Aye, AKP Adi Sucipto secara terpisah mengatakan, satu rumah warga di Gampong Matang Juroeng, Kecamatan Tanah Jambo Aye rusak akibat diterjang angin puting beliung sekitar pukul 17.30 WIB, Senin.

“Angin puting beliung itu tiba bersamaan dengan hujan deras. Rumah yang rusak milik Tuha Peut Gampong Matang Juroeng, M Saleh, 55 tahun. Tidak ada korban jiwa, kerugian ditaksir sekitar Rp 5 juta,” ungkap AKP Adi Sucipto.

Sementara itu, Kapolsek Baktiya Barat, Iptu Heri menuturkan, terdapat 11 rumah yang rusak di Gampong Cot Paya, Baktiya Barat. Satu rusak parah, dan 10 lainnya rusak ringan. Namun tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.

“Rumah milik Muslim, 29 tahun, rusak parah akibat tertimpa pohon kelapa. Sementara 10 rumah yang rusak ringan masing-masing milik Hasanun Basri, 45 tahun, Zainal Abidin, 50 tahun, Mursidah, 48 tahun, Abdul Muthalib, 50 tahun, Baktiar, 35 tahun, Basri, 28 tahun, Farhan, 35 tahun, Sulaiman R, 70 tahun, Tgk. Bachtiar, 45 tahun dan Mariam, 50 tahun,” rincinya.

“Angin kencang disertai hujan deras itu terjadi pukul 17.00 WIB. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian keseluruhan rumah yang rusak sekitar Rp 60 juta. Saat rumahnya tertimpa pohon kelapa tumbang, Muslim dan keluarganya sedang berada di dapur. Kerusakan rumah sekitar 70 persen, dan hingga saat ini pohon kelapa itu masih di atas rumah berkontruksi kayu itu,” pungkas Iptu Heri.

Sebelumnya diberitakan, hujan deras disertai angin kencang juga merusak sejumlah rumah warga di Kecamatan Simpang Keuramat, Aceh Utara, Senin, 10 Juni 2019, sore.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara, Amir Hamzah, mengatakan, berdasarkan data sementara, di Gampong Alue Badee, Simpang Keuramat, kantor geuchik rusak ringan akibat pohon tumbang menimpa atap. Selain itu, satu rumah warga milik Abdurrahman rusak ringan akibat pohon tumbang menimpa atap. Sedangkan di Gampong Keude Simpang IV ada delapan toko rusak ringan dan sedang pada bagian atap seng.

"Dalam musibah tersebut tidak ada korban jiwa, ini masih dalam pendataan di lapangan terkait kerusakan bangunan," kata Amir Hamzah, dikonfirmasi portalsatu.com, Senin malam.[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.