23 May 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


Dituding Tak Becus Kelola ISBI, Ini Kata Rektor Ahmad Akmal

...

  • M FAJARLI IQBAL
  • 02 June 2017 21:40 WIB

BANDA ACEH - Ahmad Akmal dituding tak maksimal dalam mengelola Institut Seni dan Budaya Indonesia (ISBI) Aceh. Beberapa pihak meminta dirinya untuk mundur dari jabatan rektor. 

Melalui surat elektronik, Ahmad menjawab semua tuduhan itu. Ada beberapa alasan yang dikemukakan terkait dengan tudingan beberapa pihak. 

Dalam surat tersebut, Ahmad menuturkan ISBI Aceh baru aktif selama tiga tahun terakhir. Hal tersebut menurutnya merupakan waktu yang singkat dalam tahap pembangunan kampus, yang membutuhkan sumber dana pemerintah, khususnya sumber dana Kemendikti.

Ahmad mengatakan sampai saat ini ISBI Aceh telah berusaha mengajukan permohonan ke Kemendikti, sebagai realisasi percepatan pembangunan kampus kepemilikan ISBI. Ini termasuk upaya pinjam pakai sarana dan fasilitas gedung sementara milik Pemerintahan Kabupaten Aceh Besar. Dalam waktu sepekan ini diinformasikan bahwa Pemprov Aceh juga telah menawarkan gedung Bapeltekes untuk dijadikan sebagai gedung pendukung ISBI Aceh.

Ahmad juga menyebutkan ISBI Aceh telah memberikan jerih payah kepada dosen pengajar tetap maupun tidak tetap, sesuai dengan kualifikasi status strata yang minimal S1. Padahal standarisasi dosen pengajarnya S2. "Dalam memperjuangkan hal tersebut ISBI telah berupaya mendorong dan mengusul hak para Dosen tersebut," kata Ahmad.

Dia mengatakan pemerintah Pusat melalui Kemendikti telah mengakomodir kinerja para dosen, "berupa program P3K yang diinformasikan akan di berlakukan dalam waktu dekat."[]

Editor: BOY NASHRUDDIN


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.