13 December 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


Dokumen Apa Saja Harus Dibawa Parpol Saat Daftar Bacaleg ke KIP?

...

  • PORTALSATU
  • 04 July 2018 21:25 WIB

Ilham Saputra. @kpu.go.id
Ilham Saputra. @kpu.go.id

JAKARTA - Pendaftaran bakal calon legislatif (bacaleg) untuk Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) DPR, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten/kota resmi dibuka mulai 4 sampai 17 Juli 2018. Dokumen apa saja yang harus dibawa pengurus partai politik peserta Pemilu 2019 saat mendaftarkan bacaleg ke Komisi Pemilihan Umum/Komisi Independen Pemilihan?

Dikutip dari kpu.go.id, 4 Juli 2018, KPU menyampaikan pesan kepada parpol yang ingin mendaftarkan bacaleg agar menyiapkan dokumen yang memuat syarat pencalonan dan syarat calon sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 dan Peraturan KPU (PKPU) Nomor 20 Tahun 2018.

Komisioner KPU, Ilham Saputra, mengatakan, dokumen yang perlu dibawa saat mendaftar adalah syarat pencalonan dan syarat calon. Petugas akan menerima dan memeriksa kedua syarat itu. Yang pertama diperiksa dan dipastikan ketersediaannya adalah surat rekomendasi dari partai politik bertandatangan ketua dan sekjen tingkat dewan pimpinan pusat (DPP). “Ditandatangani basah oleh keduanya,” ujar Ilham.

Kedua, dokumen memuat keterwakilan perempuan, dan penempatannya. Ilham menegaskan, UU 7/2017 sudah mengatur bahwa keterwakilan perempuan wajib, termasuk penempatannya. Bacaleg perempuan harus ditempatkan di setiap dua bacaleg laki-laki.

“Jadi, tidak boleh paling belakang, tapi mengikuti model zipper, (nomor) 1-2 bacaleg laki-laki maka (nomor) 3 harus perempuan, (nomor) 4-5 maka (nomor) 6 harus perempuan,” kata Ilham.

Ilham menyebutkan, dokumen ketiga adalah form yang memuat pakta integritas dari parpol, bahwa mereka tidak akan mencalonkan orang yang pernah menjadi terpidana korupsi. “Itu dulu kita cek. Setelah itu baru kita cek syarat calonnya,” ujar dia.

Selain itu, menurut Ilham, KPU juga akan melihat syarat dari masing-masing calon, seperti menyiapkan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). Untuk orang yang pernah dipidana selain bandar narkotika, korupsi, kejahatan seksual anak, petugas akan mengecek syarat diajukan, apakah yang bersangkutan sudah mengumumkan hal tersebut di media.

“Atau tidak pernah dipidana maka dia harus menyertakan surat dari pengadilan negeri bahwa dia tidak pernah dipidana dan beberapa persyaratan lain,” ujar Ilham.[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.