20 October 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


DPC Gerindra Aceh Utara Usung T. Moni Caleg DPR RI

...

  • PORTALSATU
  • 10 February 2018 21:05 WIB

T. Asmoni Alwi (T. Moni). @Istimewa
T. Asmoni Alwi (T. Moni). @Istimewa

LHOKSEUMAWE – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Aceh Utara sepakat mengusung T. Asmoni Alwi sebagai calon anggota legislatif (caleg) untuk DPR RI dari Daerah Pemilihan Aceh II pada Pemilu 2019.

“Keputusan tersebut diambil berdasarkan musyawarah,” kata Tgk. Syarifuddin Ali, S.H.I., Ketua DPC Partai Gerindra Aceh Utara melalui pernyataan tertulis diterima portalsatu.com, Sabtu, 10 Februari 2018, sore.

Syarifuddin menjelaskan, pertimbangan pihaknya mengusung T. Asmoni Alwi akrab disapa T. Moni, karena yang bersangkutan adalah mantan Ketua DPC Gerindra Aceh Utara dan Ketua Korda Gerindra Aceh Utara saat ini.

“Selain itu, T. Moni telah bekerja keras memberikan perhatian penuh demi kemajuan partai dan bersusah payah memimpin partai ini dalam situasi sulit dahulunya, serta bertahan sampai kemudian partai ini menjadi lebih baik dari sebelumnya. Kemudian membentuk kepengurusan baru yang lebih solid dan bersinergi,” tulis Syarifuddin.

Syarifuddin melanjutkan, “Maka sepantasnyalah kami DPC berkesimpulan untuk mengusung T. Moni sebagai calon DPR RI pada pemilu mendatang”.

Sementara itu, T. Moni yang dikonfirmasi terkait hal itu, Sabtu malam, mengucapkan terima kasih kepada DPC Partai Gerindra Aceh Utara. “Atas usulan DPC, saya mengucapkan Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Ini adalah amanah yang berat bagi saya. Pun demikian, saya merasa tersanjung dan mengucapkan terima kasih atas kepercayaan ini,” ujarnya.

Namun, T. Moni melanjutkan, ia merasa perlu mempertimbangkan dan mengkaji diri terlebih dahulu atas usulan tersebut. Pasalnya, menurut pandangan dirinya, menjadi wakil rakyat bukan berarti mewakili rakyat untuk memangku jabatan itu dengan segala fasilitasnya. Akan tetapi, mewakili rakyat menyuarakan aspirasi mereka serta mengimplementasikan kinerja yang berdampak positif bagi pembangunan daerah.

“Oleh karena itu, jika ada tokoh lain yang lebih baik, lebih mampu dalam membangun daerah dan membesarkan partai, tentu kita persilakan untuk maju sekaligus kita dukung. Tapi jika yang maju kualitasnya biasa-biasa saja dan tidak ada dampak apa-apa bagi pembangunan daerah serta tidak punya manfaat apa-apa untuk perkembangan partai, tentu sebagai kader saya terpanggil untuk maju dan bertarung,” kata Moni.

Moni menambahkan, "Bagi saya ini bukan persoalan untuk memenuhi hasrat libido politik semata, tapi ini adalah amanah dari rakyat yang harus kita laksanakan dengan rasa tanggung jawab yang tinggi".[](rel)

Editor: IRMANSYAH D GUCI


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.