13 December 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


DPRK Ketuk Palu RAPBK Aceh Utara 2020 Rp2,794 Triliun

...

  • PORTALSATU
  • 30 November 2019 15:10 WIB

Rapat paripurna DPRK Aceh Utara pengambilan keputusan persetujuan RAPBK 2020. Foto istimewa
Rapat paripurna DPRK Aceh Utara pengambilan keputusan persetujuan RAPBK 2020. Foto istimewa

LHOKSEUMAWE – DPRK Aceh Utara ketuk palu (menyetujui) Rancangan APBK tahun 2020 senilai Rp2,794 triliun lebih dalam rapat paripurna di gedung dewan setempat, Jumat, 29 November 2019, malam.

Rapat paripurna istimewa itu dipimpin Ketua DPRK Aceh Utara, Arafat, didampingi Wakil Ketua I DPRK, Hendra Juliansyah, dihadiri Wakil Bupati Fauzi Yusuf, dan para pejabat eselon II dan III.  

Informasi diperoleh portalsatu.com, alokasi pendapatan hasil pembahasan dan disetujui dua pihak senilai Rp2.770.325.165.786 (Rp2,770 triliun lebih) dan belanja Rp2.794.976.949.243 (Rp2,794 triliun lebih), sehingga defisit Rp24.651.783.457 (Rp24,651 miliar lebih). Sedangkan penerimaan pembiayaan dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun Anggaran Sebelumnya (SiLPA) Rp33,151 miliar lebih, dan pengeluaran pembiayaan Rp8,5 miliar.

Menurut sumber portalsatu.com, dari total penerimaan pembiayaan Rp33,151 miliar lebih, untuk menutupi defisit Rp24,651 miliar lebih, sisanya (pengeluaran pembiayaan) Rp8,5 miliar penyertaan modal pada Bank Aceh Syariah.

Alokasi target pendapatan hasil pembahasan dan disetujui dua pihak itu bertambah Rp573 miliar dari pagu dalam RAPBK 2020 sebelum dibahas bersama, yakni Rp2,197 triliun lebih. “Pagu pendapatan dalam RAPBK yang disampaikan ke DPRK saat itu belum masuk dana alokasi khusus (DAK). Dalam proses pembahasan dua pihak, dimasukkan alokasi DAK Rp446 miliar, dan tambahan JKN BLUD, zakat, infak, dll., sekitar Rp127 miliar. Sehingga target pendapatan yang disetujui bersama menjadi Rp2,770 triliun lebih,” kata sumber tadi.

Sedangkan alokasi belanja hasil pembahasan dan disetujui bersama bertambah Rp574 miliar dari pagu dalam RAPBK 2020 sebelum dibahas dua pihak, yaitu Rp2,220 triliun lebih.

Dokumen RAPBK dan Rancangan Peraturan Bupati Aceh Utara tentang Penjabaran APBK Tahun Anggaran 2020 yang sudah disetujui DPRK bersama bupati itu akan disampaikan kepada Gubernur Aceh untuk dievaluasi supaya dapat disahkan menjadi Qanun Kabupaten Aceh Utara tentang APBK 2020 dan Peraturan Bupati Aceh Utara tentang Penjabaran APBK 2020.

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara mengalokasikan anggaran belanja dalam Rancangan APBK tahun 2020 senilai Rp2,22 triliun lebih. Dari jumlah itu, pagu belanja pegawai mencapai Rp816,05 miliar lebih, sedangkan belanja modal ‘hanya’ Rp217,10 miliar lebih. Rancangan Qanun tentang APBK (RAPBK) Aceh Utara 2020 disampaikan Sekda Abdul Aziz mewakili bupati dalam rapat paripurna DPRK, 21 November 2019.(Baca: RAPBK Aceh Utara 2020: Inilah Pagu Belanja Pegawai dan Belanja Modal)[](nsy)

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.