14 July 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia

Lhokseumawe
Dua Tersangka Pelecehan Seksual Terhadap Santri ke Jaksa dan Ditahan di LP

...

  • Fazil
  • 24 September 2019 18:20 WIB

Tersangka AI dan MY saat dibawa ke luar dari Kejari Lhokseumawe untuk diantar dengan mobil ke LP. Foto Fazil/portalsatu
Tersangka AI dan MY saat dibawa ke luar dari Kejari Lhokseumawe untuk diantar dengan mobil ke LP. Foto Fazil/portalsatu

LHOKSEUMAWE – Penyidik Satreskrim Polres Lhokseumawe menyerahkan tersangka berisial AI (45) dan MY (26) bersama barang bukti kasus dugaan pelecehan seksual terhadap santri (anak) di bawah umur kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri setempat, Selasa, 24 September 2019, sore.

Penyerahan kedua tersangka itu dilakukan Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe, AKP Indra T. Herlambang, melalui Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Ipda Lilisma Suryani, kepada Kasi Pidana Umum Kejari Lhokseumawe, Fakhrillah, S.H., M.H., dan Kasi Barang Bukti dan Barang Rampasan, Syahril, S.H., M.H.

Pantauan portalsatu.com, sekitar pukul 15.44 WIB, kedua tersangka itu tampak berpakaian rapi lengkap dengan peci saat dibawa keluar oleh jaksa dari salah satu ruangan di Kejari Lhokseumawe. Tangan kanan tersangka MY dan tangan kiri AI terlihat diborgol. Keduanya kemudian dinaikkan ke dalam mobil tahanan untuk diantar ke Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas II A Lhokseumawe sebagai tahanan jaksa.

Kajari Lhokseumawe, Muhammad Ali Akbar, S.H., M.H., melalui Kasi Intelijen, Miftahuddin, S.H., kepada para wartawan, Selasa sore, mengatakan, pihaknya telah menerima penyerahan kedua tersangka beserta barang bukti kasus dugaan pelecehan seksual tersebut dari penyidik Unit PPA Polres setempat. Kedua tersangka itu disangkakan melanggar Pasal 50 Jo Pasal 47 Jo Pasal 63 Ayat (3) Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat.

"Terhadap kedua tersangka itu diancam dengan hukuman ta'zir cambuk dan/atau denda atau penjara. Ancaman hukuman cambuk untuk keduanya masing-masing maksimal 200 kali, atau denda sekitar 2.000 gram emas atau penjara maksimal 200 bulan," kata Miftahuddin didampingi Kasi Pidum, Fakhrillah.

Menurut Miftahuddin, selanjutnya tersangka AI dan MY dilakukan penahanan selama 15 hari ke depan di LP Kelas II Lhokseumawe. Kemungkinan, kata dia, dalam minggu depan pihak JPU akan melimpahkan perkara tersebut kepada Mahkamah Syariah (MS) Lhokseumawe untuk disidangkan.

Adapun barang bukti yang diterima jaksa, sebuah botol berisi minyak zaitun, dua handphone, dan sejumlah surat dokumen terkait lainnya.

Diberitakan sebelumnya, tersangka AI merupakan mantan pimpinan pesantren AN (singkatan), dan MY, oknum guru ngaji di pesantren di Lhokseumawe itu. Kedua tersangka ditangkap oleh personel Satreskrim Polres Lhokseumawe pada Juli lalu.[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.