22 June 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


[FOTO] Megahnya Menara Monumen Samudra Pasai yang Belum Selesai

...

  • PORTALSATU
  • 13 June 2018 23:00 WIB

@JAMALUDDIN/PORTALSATU.COM
@JAMALUDDIN/PORTALSATU.COM
@JAMALUDDIN/PORTALSATU.COM
@JAMALUDDIN/PORTALSATU.COM
@JAMALUDDIN/PORTALSATU.COM

GEUDONG -  Salah seorang Khadam Makam Sultan Malikusshalih, Tgk. Ahmad Yus, mengatakan, pemerintah harus lebih serius memikirkan tentang kepentingan sejarah.

“Saya berharap kepada pemerintah supaya  lebih peduli terhadap kepentingan sejarah,dan mempublikasikannya dengan cara yang tepat dan benar,” kata Tgk. Ahmad, kepada Portalsatu.com, di Monumen Samudra Pasai, di Gampong Beuringen, Kecamatan Samudra, Geudong, Aceh Utara, Selasa, 27 Ramadhan 1439H/12 Juni 2018.  

Tgk. Ahmad mengatakan, Tugu Monumen yang dibangun di atas area yang telah dibebaskan seluas 27 hektare itu untuk mengenang fakta sejarah Samudra Pasai yang telah menjadi sebagai langkah pertama bagi para penyebaran Islam hingga kemudian mencapai ke seluruh Asia Tenggara.

“Kelak ketika nantinya bangunan tersebut selesai dan disahkan, semua artefak-artefak yang berhubungan dengan Samudra Pasai yang berada di luar negeri akan dikembalikan ke museum,” katanya.

Dalam rancangan jangka panjang, Tgk. Ahmad mengatakan, di lokasi lahan yang telah dibangun museum dan monument, di tanah bekas pusat Kesultanan Samudera Pasai itu akan dibangun universitas bertaraf international dengan melibatkan 23 negara OKI, dan juga akan menjadi fasilitas asrama haji.

"Monumen dan museum bersejarah ini mulai dibangun sejak delapan tahun yang lalu oleh pemerintah. Mungkin akan selesai dalam satu tahapan pembangunan lagi, atau beberapa tahun lagi akan siap," kata Tgk. Ahmad.[]

Penulis: Jamaluddin

Editor: THAYEB LOH ANGEN


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.