23 January 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Fraksi PA: Harus Ada Solusi Air Bersih Untuk Warga

...

  • PORTALSATU
  • 13 September 2019 15:30 WIB

Ilustrasi krisis air bersih. (Shutterstock)
Ilustrasi krisis air bersih. (Shutterstock)

JANTHO - Fraksi Partai Aceh DPRK Aceh Besar meminta pemerintah dan PDAM Tirta Montala segera mencari solusi terkait kebutuhan air bersih untuk warga Darul Imarah dan sejumlah kecamatan lainnya.

Hal itu disampaikan Ketua Fraksi Partai Aceh (PA) DPRK Aceh Besar, Juanda Djamal, melalui siaran pers diterima portalsatu.com, Jumat, 13 September 2019, setelah menerima keluhan warga terkait tidak normalnya suplai air bersih.  

Fraksi PA merespons cepat keluhan Fajri, warga Kompleks Permata Punie, Darul Imarah, Aceh Besar, dengan meneruskan laporan tersebut kepada bupati dan petinggi PDAM Tirta Montala. Bupati dan PDAM langsung merespons laporan itu dengan menyampaikan sumber masalahnya karena keringnya sumber air di Mata Ie.

Anggota Fraksi PA dari Dapil-3 Aceh Besar, Saifuddin, membenarkan keringmya sumber air di Mata Ie. “Masyarakat merasakan tidak normalnya distribusi air bersih ke rumah-rumah di kawasan Mata ie, Ketapang dan sebagian Kecamatan Darul Imarah dalam dua tahun terakhir,” ujarnya.

“Memang, pihak PDAM selalu menyampaikan keluhannya karena sumber air di Mata Ie kering saat musim kemarau. Akan tetapi begitu hujan turun, air kembali mengalir,” kata Saifuddin.

Saifuddin berharap PDAM Tirta Montala mencari solusi jangka panjang. “Namun, PDAM juga harus mendapatkan solusi jangka pendek supaya masyarakat terlayani,” ujarnya.

Wakil Ketua Sementara DPRK Aceh Besar, Bakhtiar, menambahkan, “Laporan saudara Fajri langsung kita teruskan ke bupati dan beliau merespons dengan cepat. Kita sangat apresiasi atas respons yang cepat tersebut”.

Menurut Bakhtiar, Bupati Aceh Besar menyampaikan sumber air di Mata Ie jika kemarau panjang menjadi kering, sehingga sedang diusahakan untuk mengkonek dengan WTP Lambaro, tetapi tidak mencukupi karena pelanggan di sana sekitar 12 ribu. “Mudah-mudahan ke depan kita bisa mencari solusi,” kata Bakhtiar mengutip pernyataan bupati.

Namun, Fraksi PA berharap segera dicarikan solusi tentang suplai air bersih yang selalu dikeluhkan masyarakat, bukan hanya Darul Imarah, tapi juga beberapa kawasan lainnya.

“Ketersediaan air bersih adalah kebutuhan utama. Masyarakat butuh jaminan. Kalau sumber airnya kering, kemudian tidak ada usaha mencari solusi maka kemarahan masyarakat tidak bisa kita hindari,” tegas Bakhtiar.

Ketua Fraksi PA DPRK Aceh Besar, Juanda Djamal, menyebutkan, beberapa wilayah di kabupaten ini semakin tumbuh dengan bertambahnya penduduk. “Banda Aceh semakin padat, tentunya banyak yang memilih tinggal di kawasan perbatasan seperti Darul Imarah, Mesjid Raya, Peukan Bada dan bahkan Ingin Jaya”.

“Jadi, kita semestinya harus terus menyesuaikan kebijakan-kebijakan pembangunan dengan perkembangan wilayah kita, seperti ketersediaan air bersih dan pengelolaan sampah,” ujar Juanda Djamal.

Fraksi PA, menurut Juanda, siap mendukung eksekutif atas setiap program untuk peningkatan layanan publik, terutama air bersih, pengelolaan sampah, dan beberapa isu lainnya yang dapat menjawab permasalahan masyarakat Aceh Besar saat ini.

“Makanya, khusus merespons surat saudara Fajri tersebut, kita akan berkonsultasi dengan pihak PDAM. Bila perlu saudara Fajri dapat berjumpa langsung dengan pihak PDAM dan sama-sama kita pikirkan langkah yang tepat ke depan,” kata Juanda.

Menurut Juanda, isu air bersih perlu dibicarakan secara serius. Publik  bisa diajak untuk terlibat menyampaikan pendapatnya, juga melibatkan para ahli supaya persoalan ini bisa dicarikan solusi bersama, baik jangka pendek maupun jangka panjang.

Saifuddin maupun Bahtiar juga membenarkan perlunya partisipasi publik dalam agenda-agenda pembangunan ke depan. “Kita terus berupaya melakukan langkah-langkah cepat memperjuangkan aspirasi masyarakat yang berkenaan dengan kebutuhan dasar,” pungkas Juanda Djamal.[](rilis)

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.