15 November 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


Gajah Liar Masuk Perkampungan Warga, 73 KK Mengungsi

...

  • Rino
  • 07 November 2018 16:30 WIB

Upaya menggiring gajah liar ke habitatnya. Foto: dok. BPBD Bener Meriah
Upaya menggiring gajah liar ke habitatnya. Foto: dok. BPBD Bener Meriah

BENER MERIAH - Sebagian warga di Kabupaten Bener Meriah terpaksa mengungsi lantaran takut dengan kawanan gajah liar yang masuk ke perkampungan penduduk.

Warga yang mengungsi berasal dari tiga desa di Kecamatan Pintu Rime Gayo, yakni Desa Menderek, Singgah Mulo, dan Arul Gading.

Setidaknya ada 73 kepala keluarga yang mengungsi sejak Sabtu, 3 November 2018 lalu. Mereka menghindari gangguan gajah liar yang masuk ke pemukiman tersebut.

Kawanan gajah tersebut juga merusak dan mengobrak-abrik sejumlah kebun milik warga. Adapun tanaman yang dirusak yakni kakao, tebu, dan beberapa jenis tanaman lainnya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Teuku Ahmad Dadek, mengatakan, sejumlah logistik sudah disalurkan untuk kebutuhan para pengungsi yang tersebar di rumah saudara dan desa tetangga.

"Bantuan logistik untuk masa panik sudah disalurkan oleh BPBD dan Dinsos Kabupaten Bener Meriah," sebut Dadek, kepada portalsatu.com, Rabu, 7 November 2018.

Dia melanjutkan, pihak terkait sedang melakukan pengusiran yakni dengan menggiring kawanan gajah tersebut kembali ke habitatnya menggunakan mercon. "Penggiringan gajah liar tersebut menggunakan mercon agar gajah menjauhi pemukiman dan areal kebun masyarakat," ujar Dadek.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, Sapto Aji Prabowo, mengatakan, fenomena konflik gajah manusia belakangan memang sering ditemukan di Aceh.

Menurut Sapto, kawanan gajah liar tiba-tiba masuk ke pemukiman warga akibat semakin banyaknya kawasan atau habitat gajah di wilayah itu yang berubah menjadi wilayah perkebunan.

Dia menyebut tiap kawasan yang dilalui kawanan gajah liar biasanya merupakan bagian dari home range atau lintasan gajah tersebut. Home range tersebut bisa mencapai 18 ribu hektare untuk tiap kelompok gajah yang kemungkinan besar termasuk perkebunan atau pemukiman penduduk.[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.