13 November 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


Gajah Masuk Gampong Leupu Bikin Warga Panik Hingga Santri Pingsan

...

  • PORTALSATU
  • 05 November 2018 11:00 WIB

Kawanan gajah liar masuk Gampong Leupu, Kecamatan Geumpang, Pidie. Foto: Dok. Istimewa
Kawanan gajah liar masuk Gampong Leupu, Kecamatan Geumpang, Pidie. Foto: Dok. Istimewa

SIGLI - Kawanan gajah liar masuk ke Gampong Leupu, Kecamatan Geumpang, Pidie, Minggu, 4 November 2018, sore. Gajah itu membuat warga setempat panik, termasuk para santri di Balai Pengajian Madinatul Muhajirin. Bahkan, ada yang santri pingsan sehingga dilarikan ke puskesmas. Namun, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.

Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) wilayah I, Inayat, menyebutkan, tiga gajah mendekati permukiman penduduk di Leupu sejak Sabtu (3/11) malam, lalu masuk ke perkampungan itu, Minggu sore.

“Dua santri berumur 13 tahun yang sedang berada di balai pengajian terkejut dan syok, ketika melihat gajah melintas di depan mereka. Keduanya jatuh pingsan dan sempat dibawa ke puskesmas. Saat ini keduanya telah kembali ke rumah mereka,” kata Inayat, Senin, 5 November 2018.

Kawanan gajah dilaporkan masih berada di perkampungan setempat. Rencananya, pihak-pihak terkait bersama BKSDA Aceh akan menggiring hewan tersebut untuk kembali ke habitatnya. “Kawanan gajah saat ini masih berada di perkebunan sekitar pemukiman. Personel BKSDA Resort Pidie bersama CRU akan merapat ke lokasi untuk melakukan penggiringan,” kata Inayat.

Berdasarkan informasi diperoleh dari penduduk setempat, gajah-gajah tersebut masuk ke perkampungan akibat mengejar seorang mantan pemburu gajah yang masuk ke hutan. Mantan pemburu gajah itu lari ke kampung dan diketahui selamat.

Kepala BKSDA Aceh, Sapto Aji Prabowo, membenarkan kawanan gajah liar tersebut turun dan memasuki perkampungan warga. Namun, ia menegaskan tidak ada korban yang terluka seperti yang beredar di sosial media.
“Betul ada gajah turun dan ada anak kecil pingsan karena terkejut, bukan luka-luka,” ujar Sapto.

“Pagi ini tim BKSDA Resort Pidie dengan CRU Mila akan turun ke Geumpang untuk mengusir dan menggiring gajah tersebut kembali ke hutan dan tidak mengganggu warga,” pungkasnya.[]Sumber: kumparan.com/*

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.