18 February 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Gantikan Sahatta, Asmiadi Jabat Ketua KIP Subulusslam

...

  • SUDIRMAN
  • 14 January 2019 18:00 WIB

Sahatta (baju safari hitam) Asmiadi (sebelah kanan Sahatta). @Sudirman
Sahatta (baju safari hitam) Asmiadi (sebelah kanan Sahatta). @Sudirman

SUBULUSSALAM - Asmiadi resmi menjabat sebagai Ketua KIP Kota Subulussalam menggantikan Sahatta. Perubahan struktural di komisi penyelenggara pemilu ini tertuang dalam rapat pleno KIP Kota Subulussalam yang digelar, Kamis, 10 Januari 2019 lalu.

Pergantian ketua KIP ini menimbulkan tanda tanya bagi publik terkait penyebab terjadinya perubahan struktural di posisi ketua yang terkesan mendadak. Pasalnya, selama ini seluruh komisioner KIP sangat kompak dan sukses melaksanakan Pilkada 2018.

Komisioner KIP Kota Subulussalam, Shofyodin yang dikonfirmasi  membenarkan adanya pergantian di posisi ketua dari Sahatta kepada Asmiadi yang sebelumnya menjabat bagian Devisi Perencanaan dan Data.

"Iya benar ada pergantian ketua," kata Shofyodin yang mengaku sedang mengikuti rapat koordinasi di Banda Aceh kepada portalsatu.com via WhatsApp, Senin, 14 Januari 2019.

Seperti diketahui Sahatta bersama empat komisioner lainnya dilantik Wali Kota Merah Sakti pada 30 Mei 2018 lalu di kantor Perwakilan Aceh sebelum pelaksanaan pilkada wali kota dan wakil wali kota di gelar pada 27 Juni.

Setelah tujuh bulan menjabat sebagai orang nomor di lembaga independen penyelenggara pemilu, Sahatta dilengserkan diganti sama koleganya Asmiadi. Beragam isu pun mencuat penyebab terjadinya pergeseran di kursi ketua.

Beredar isu  Sahatta disebut-sebut pernah mengajukan pergantian Sekretaris dan Kasubbag di lingkungan Sekretariat KIP Subulusslam. Pengajuan itu disampaikan kepada Walikota Merah Sakti pada bulan Oktober lalu namun baru diketahui pada November lalu.

Namun usulan itu belum ditindaklanjuti oleh Wali Kota Subulussalam Merah Sakti, karena untuk pergantian Sekretaris KIP Kota Subulussalam harus melalui asesmen. Alih-alih niat ingin mengusulkan pergantian Sekretaris dan para Kasubbag, namun justru Sahatta yang lengser dari posisi ketua.

Pertukaran ketua KIP Subulussalam ini diduga akibat tidak harmonisnya hubungan Sahatta dengan pihak sekretariat.

Komisioner KIP Shofyodin tidak bersedia menjelaskan faktor penyebab pergantian tersebut, ia meminta wartawan untuk menanyakan langsung kepada ketua yang baru saja ditetapkan dalam sidang pleno yakni Asmiadi.

"Untuk lebih jelasnya datang aja ke kantor, temui ketua yang baru bang," ungkap Shofyodin.[]

Editor: THAYEB LOH ANGEN

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.