26 April 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Gelar Apel Kesiapan Pengamanan Pemilu 2019, Ini Kata Kapolsek Meurah Mulia

...

  • Fazil
  • 23 March 2019 12:00 WIB

Apel kesiapan pengamanan Pemilu 2019 di Lapangan Gampong Meunasah Masjid, Kecamatan Meurah Mulia, Aceh Utara, 23 Maret 2019. Foto: istimewa
Apel kesiapan pengamanan Pemilu 2019 di Lapangan Gampong Meunasah Masjid, Kecamatan Meurah Mulia, Aceh Utara, 23 Maret 2019. Foto: istimewa

ACEH UTARA - Kepolisian Sektor (Polsek) Meurah Mulia bersama TNI dan pihak terkait lainnya menggelar apel kesiapan pengamanan Pemilu 2019, di Lapangan Bola Kaki, Gampong Meunasah Masjid, Kecamatan Meurah Mulia, Aceh Utara, Sabtu, 23 Maret 2019.

Apel tersebut dihadiri Camat Meurah Mulia, M. Jamil Rasyid, Danramil 07 Meurah Mulia, Kapten Inf Said, yang diikuti para anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam), Panitia Pemungutan Suara (PPS), Pengawas Pemilu Gampong (PPG), Keuchik, dan Linmas di wilayah setempat.

Apel itu dipimpin Kapolsek Meurah Mulia, Iptu Bustani, yang merupakan jajaran Polres Lhokseumawe. "Kita meminta kepada semua pihak bersinergi menjaga dan memastikan kelancaran Pemilu 2019. Karena sukses atau tidaknya pemilu sangat tergantung sinergi seluruh komponen masyarakat, baik penyelenggara pemilu, pengawas pemilu, TNI, Polri, maupun masyarakat pada umumnya," kata Bustani kepada portalsatu.com usai apel tersebut.

Bustani berharap penyelenggara pemilu seperti PPS maupun PPK di Kecamatan Meurah Mulia dapat bekerja secara ekstra dan saling berkoordinasi untuk menyukseskan Pemilu 2019. Tentunya netralitas penyelenggara pemilu, TNI, Polri dan pihak terkait lainnya harus diutamakan dalam pesta demokrasi tersebut.

Di samping itu, menurut Bustani, berdasarkan amanat Menko Polhukam RI, Wiranto, bahwa masyarakat maupun peserta pemilu untuk taat dan patuh terhadap semua ketentuan dalam konteks kepemiluan. Fungsi dan peran TNI, Polri, yang berada di luar lingkup penyelenggara pemilu juga hal terpenting dalam pengamanan Pemilu 2019, dan sangat menentukan suksesnya pemilu yang dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.

"Karena konteks pelaksanaan pemilu itu sebisa mungkin opini kita semua diarahkan bahwa ajang ini bukan untuk membenturkan satu pihak dengan yang lainnya, atau ajang konflik antarkubu. Tetapi sejatinya pemilu serentak adalah memilih pemimpin, bukan mengadu pemimpin," ujar Bustani.[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.