21 August 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Gerindra Ungkap Alasan Prabowo Belum Ucapkan Selamat ke Jokowi

...

  • VIVA
  • 29 June 2019 14:15 WIB

Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Foto VIVA/ Lilis Khalisotussurur
Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Foto VIVA/ Lilis Khalisotussurur

JAKARTA - Usai putusan Mahkamah Konstitusi tentang sengketa Pilpres 2019, calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, belum menyampaikan ucapan selamat kepada kompetitornya, Joko Widodo-Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden terpilih 2019-2024. Dalam pernyataannya, Prabowo bahkan mengaku kecewa meskipun menghargai keputusan MK tersebut.

Politikus Partai Gerindra, Hendarsam Marantoko, mengungkapkan tidak adanya kata 'menerima' dan 'selamat' dalam pidato Prabowo hanya soal pilihan kata. Menurutnya, kata-kata yang disampaikan Prabowo tersebut sudah menaungi seluruh makna yang ingin disampaikan.

"Ketika mengambil kata 'menghormati' itu terkandung ucapan selamat dan menerima putusan itu. Spirit Pak Prabowo dan Pak Sandi adalah taat dan patuh pada putusan MK," ujar Hendarsam dalam diskusi bertajuk 'Peta Politik Pasca Putusan MK' di Jakarta Pusat, Sabtu, 29 Juni 2019.

Menurut Hendarsam, alasan Prabowo menyampaikan ucapan selamat secara tersirat adalah karena pembawaan atau gaya dari Prabowo itu sendiri. Namun, ditegaskannya, Prabowo mengikuti keputusan MK.

"Style itu tidak bisa dipaksakan dari orang lain, kata menghormati cakupannya lebih luas dari kata selamat. Sikap Pak Prabowo dan Sandi ke depannya adalah menjalankan putusan MK," ujarnya.

Dia pun menegaskan, langkah tim hukum Prabowo-Sandi di Mahkamah Konstitusi adalah langkah terakhir. Sebab, Prabowo dan tim hukum sudah menerima putusan MK.

"Ini mungkin langkah konstitusional terakhir karena tidak ada langkah hukum yang relevan. Contoh ada wacana ke Mahkamah Internasional. Tim hukum sudah bulat bahwa ini (MK) adalah langkah terakhir," katanya.[]Sumberviva.co.id

 

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.