19 July 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


GerTaK: Kenapa Jelang Pemilu Dana Reses Dewan Membengkak?

...

  • CUT ISLAMANDA
  • 27 March 2019 21:30 WIB

Muslem Hamidi. Foto: dok./istimewa
Muslem Hamidi. Foto: dok./istimewa

BANDA ACEH - Koordinator Gerakan Transparansi dan Keadilan (GerTaK), Muslem Hamidi, mengatakan dana kegiatan reses DPRA 2019 lebih besar dari tahun sebelumnya menjadi tanda tanya publik.

"Kenapa menjelang pemilu dan di tahun politik seperti sekarang ini dana reses menjadi lebih besar (membengkak) angkanya apabila dibandingkan dengan tahun sebelumnya," kata Muslem Hamidi kepada portalsatu.com, 26 Maret 2019.

Muslem menyebutkan, masyarakat boleh curiga agar dana tersebut jangan dijadikan oleh anggota DPRA sebagai upaya untuk berkampanye di daerah pemilihan masing-masing bagi anggota dewan yang maju kembali sebagai calon, karena ini tahun politik.

"Jangan sampai menjadi modus reses untuk menyerap aspirasi," tegas Muslem.

Muslem menambahkan, APBA tahun ini begitu banyak dianggarkan untuk perjalanan dinas anggota dewan. "Ini sangat rawan penyalahgunaan anggaran karena ini tahun politik. Masyarakat harus memantau ini," katanya.

"Masyarakat juga harus memastikan bahwa anggaran yang digunakan benar-benar untuk kegiatan yang bermanfaat. Jangan sekadar jalan-jalan. Ini perlu dikawal bersama karena jumlahnya begitu besar," tegas Muslem. 

Baca jugaPeningkatan Kapasitas DPRA Rp13 M, GerTaK: Tak Punya Kapasitas Jangan Jadi Dewan

Diberitakan sebelumnya, alokasi dana untuk kegiatan reses DPRA tahun 2019 mencapai Rp11,95 miliar lebih dalam tahun anggaran 2019.

“Kegiatan reses dewan dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat,” bunyi deskripsi kegiatan reses tertulis dalam Rencana Umum Pengadaan (RUP) Swakelola Sekretariat DPR Aceh 2019, dilihat portalsatu.com, Senin, 25 Maret 2019, dari aplikasi Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP).

Untuk diketahui, 2019 merupakan tahun terakhir masa jabatan anggota DPRA periode 2014-2019.

Sedangkan dalam RUP Swakelola Setwan Aceh tahun 2018, pagu kegiatan reses Rp8,62 miliar lebih.

Dalam RUP Swakelola Setwan Aceh 2019, juga ada kegiatan “Kunjungan kerja pimpinan dan anggota DPRD dalam daerah”, deskripsi: “Kunjungan kerja dalam rangka pertangunggjawaban APBA, kunker komisi DPRA dan perjalanan dinas ke daerah pemilihan”, dengan pagu Rp5 miliar lebih. Pelaksanaan pekerjaan: Januari – Desember 2019.

Ketua DPRA, Sulaiman akrab disapa Tgk. Amad, dikonfirmasi portalsatu.com lewat telepon seluler, Senin, 25 Maret 2019, sekitar pukul 12.30 WIB, mengaku, kegiatan reses tahun ini belum dimulai. “Golom reses. Golom meutamong kanto pih kamoe nyoe (Belum reses. Belum masuk kantor pun kami),” ujarnya.

Tgk. Amad mengaku baru tiba di Banda Aceh setelah turun ke daerah pemilihan dan juga menghadiri sebuah undangan di Langsa. Namun, ia mengakui anggota DPRA akan melakukan kegiatan reses pada Maret ini.

Ditanya mengapa kegiatan reses dilaksanakan menjelang Pemilu 2019, Tgk. Amad mengatakan, “Hai golom ta peugot, peu masalah man tapeugot?

Lheuh pemilu kabeh wate, untuk ta peutamong lam musrenbang. Diusulkan lam musrenbang. “(Kalau dilaksanakan setelah pemilu sudah habis waktu, untuk dimasukkan ke dalam musrenbang. Aspirasi masyarakat yang diserap DPRA dari hasil reses akan diusulkan ke dalam musrenbang),” ujar Tgk. Amad.(Baca2019 Dana Kegiatan Reses  DPRA Rp11,95 Miliar Lebih)[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.