22 August 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Geuchik: Peningkatan Jaringan Irigasi Mbang yang Ambruk Sudah Diperbaiki Kembali

...

  • PORTALSATU
  • 11 February 2019 12:45 WIB

Foto: Screenshot Informasi Lelang.(lpse.acehprov.go.id)
Foto: Screenshot Informasi Lelang.(lpse.acehprov.go.id)

LHOKSUKON - Geuchik Gampong Pulo Meuria, Kecamatan Geureudong Pase, Aceh Utara, Usman, mengatakan, bangunan jaringan irigasi Leubok Guha Daerah Irigasi Mbang, yang ambruk, sudah diperbaiki kembali oleh kontraktor. Proyek peningkatan jaringan irigasi itu dibangun dengan APBA 2018 berlokasi di Pulo Meuria.

"Ban lheuh dipeugot uroe nyan, hana treb berselang, ka trok ie rayek ka rhet lom, bak 2018. Yang dipeuleumah bak Facebook nyan, kalheuh dipeugot lom balek (Setelah bangunan saluran irigasi itu dikerjakan, tidak lama berselang, datang banjir sehingga ambruk lagi, di 2018. Gambar saluran irigasi dalam kondisi rusak yang beredar di Facebook itu, sekarang sudah diperbaiki kembali)," ujar Geuchik Usman dikonfirmasi portalsatu.com melalui telepon seluler, Senin, 11 Februari 2019, sekitar pukul 12.00 WIB.

Geuchik Usman mengaku mengetahui bangunan saluran irigasi yang ambruk itu sudah diperbaiki kembali oleh rekanan, setelah ia menanyakan kepada Kejruen Blang Pulo Meuria. "Sudah saya tanya barusan pada Kejruen Blang, katanya sudah dibangun kembali. Gambar itu (bangunan saluran irigasi yang rusak) adalah kondisi sebelum diperbaiki. Kondisi sekarang sudah diperbaiki kembali," katanya.

Ditanya apakah masih ada kendala aliran air yang berpengaruh terhadap musim tanam padi, setelah saluran irigasi itu diperbaiki kembali, Geuchik Usman mengatakan, "Mengganggu karena dhoe bak babah nyan meutheun ie. Baroesa jak gotong royong rame-rame. Kadang bak ulee, biasa nyan asai ka rayek ie dhoe lee. Hana kaitan dengan pekerjaan yang dipeugot lee awak nyan (mengganggu karena saluran dangkal di mulut irigasi. Masyarakat pun sudah bergotong royong. Kadang kala di bagian atasnya, biasa itu jika air besar/naik menyebabkan saluran dangkal. Itu tidak ada kaitan dengan pekerjaan bangunan saluran irigasi yang dikerjakan kontraktor)," ujar Geuchik Usman.  

Menurut Geuchik Usman, masyarakat yang melakukan gotong royong untuk melakukan normalisasi saluran yang dangkal itu berasal dari Gampong Pulo Meuria, Meunasah Dayah Seupeng, dan sekitarnya.

Diberitakan sebelumnya, bangunan jaringan irigasi Leubok Guha Daerah Irigasi Mbang, Kecamatan Geureudong Pase, Aceh Utara, ambruk. Saluran itu untuk mengairi  sawah di empat desa, yaitu Pulo Meuria, Krueng Mbang, Dayah Seupeng dan Peudari. Proyek jaringan irigasi itu dibangun dengan APBK Aceh Utara tahun 2017 dan APBA 2018.

"Tahun 2018 dua musim tanam, petani tidak turun ke sawah karena menunggu saluran ini siap, tapi hasilnya begini. Yang rusak bangunan yang dikerjakan tahun anggaran 2018," ungkap tokoh muda Geureudong Pase, Adly Jailani, 10 Februari 2019.(Baca: Dibangun 2018, Peningkatan Jaringan Irigasi Mbang Ambruk)[](idg)

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.