15 December 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia

Dugaan Pelanggaran Kode Etik
Hadapi Sidang DKPP, Ini Kata Komisioner KIP Lhokseumawe

...

  • PORTALSATU
  • 15 November 2019 12:40 WIB

Mulyadi, komisioner KIP Lhokseumawe. Foto dikirim Mulyadi (dok. pribadi)
Mulyadi, komisioner KIP Lhokseumawe. Foto dikirim Mulyadi (dok. pribadi)

BANDA ACEH – Komisioner Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Lhokseumawe, Mulyadi, menyatakan akan menghadapi sidang pemeriksaan DKPP RI terkait dugaan pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu, Jumat, 15 November 2019.

Dikutip dari laman resmi DKPP RI, Mulyadi menjadi Teradu dalam Perkara Nomor 304-PKE-DKPP/IX/2019, yang pengadunya adalah Mahlil melalui kuasanya, Rahmat Hidayat. Mulyadi sebagai anggota KIP Lhokseumawe diadukan ke DKPP terkait dugaan keterlibatannya dalam partai politik, yakni menjadi Tim Pemenangan dari Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Lhokseumawe, Suaidi Yahya-Yusuf Muhammad pada Pilkada Tahun 2017.

Lihat pula: Hari Ini, DKPP Periksa Perkara Aceh Utara, Nagan Raya dan Lhokseumawe

Mulyadi menegaskan, dirinya bukan anggota partai politik. “Saya bukan tim kampanye yang didaftarkan ke KIP. Saya bukan caleg. Dan saya tidak melanggar satupun persyaratan menjadi komisioner KIP. Selama saya menjabat sebagai komisioner KIP tidak pernah melanggar hukum dan atau melanggar kode etik,” kata Mulyadi kepada portalsatu.com melalui WhatsApp, Jumat siang.

Anggota KIP Lhokseumawe itu juga menyampaikan penjelasan lewat telepon bahwa kode etik profesi tertentu hanya berlaku kepada seseorang yang telah menjabat atau menjalankan profesi tersebut. Sebelum seseorang menjabat suatu profesi, kata dia, tidak bisa disangkakan melanggar kode etik profesi itu.

“Justru (tuduhan) itu sebuah tindakan yang tidak etis. Masa mendakwakan pelanggaran kode etik pada orang yang belum menjabat sebagai profesi tertentu,” ujar Mulyadi.

Mulyadi mengaku akan membuktikan dalam persidangan bahwa dirinya tidak melanggar kode etik penyelenggara pemilu. “Akan saya buktikan,” ucap dia yang menyatakan semua jawaban atas aduan tersebut ia susun sendiri atau tanpa melalui pengacara.[](nsy)

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.