12 July 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Hasil Rapid Test 33 Awak Kapal dari Sumut Negatif, Ini Kata Kabag Ops Polres Pidie

...

  • ZAMAH SARI
  • 05 June 2020 23:20 WIB

Foto: Zamah Sari/portalsatu.com
Foto: Zamah Sari/portalsatu.com

SIGLI - Hasil rapid test terhadap 33 awak kapal KM. Sumber Samudra dari Sumatera Utara (Sumut) di Kompleks Pusat Pelelangan Ikan (PPI) Pasie Peukan Baro, Kecamatan Kota Sigli, Pidie, semuanya negatif Covid-19.

Pemeriksaan yang dilakukan petugas medis dari Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pidie dengan penerapan protokoler kesehatan itu selesai dilakukan pukul 18:00 WIB. 

Petugas dilengkapi Alat Pelindung Diri (APD) saat melakukan rapid test. Begitu juga semua awak kapal memakai masker dan jaga jarak. 

Setelah rapid test, para awak kapal diberikan makanan sambil istirahat di Kompleks PPI. 

Kabag Ops Polres Pidie, AKP Iswahyudi, kepada portalsatucom setelah selasai rapid test terhadap 33 awak kapal asal Sumut itu mengatakan semuanya hasilnya negatif Covid-19.

"Dari hasil rapid test yang dilakukan tim kesehatan Covid -19 Kabupaten Pidie, terhadap 33 awak kapal itu, mereka dinyatakan sehat dan tidak terpapar virus corona," ujarnya. 

Pemeriksaan kesehatan terhadap mereka, lanjut Wahyudi, merupakan tugas sesuai aturan pencegahan penyebaran Covid-19. Apalagi mereka semua dari luar daerah yang juga termasuk zona merah.  

"Demi kesehatan dan memutus rantai penyebaran Covid-19, maka setiap warga pendatang harus diperiksa kesehatan termasuk rapid test. Ini kita lakukan bukan menghambat perjalanan mereka mencari nafkah, tapi karena sudah masuk dan singgah di perairan kita, maka kita wajib memeriksa kesehatan mereka," jelas Kabag Ops yang juga bagian dari tim Covid-19. 

Setelah hasil rapid test menunjukkan negatif, menurut Wahyudi, mereka diizinkan untuk melanjutkan perjalanan mencari ikan di laut untuk memenuhi kebutuhan keluarga nelayan tersebut. "Kita juga akan mengeluarkan surat keterangan sehat Covid kepada mereka yang berlaku selama tiga hari," imbuhnya. 

Sementara Nakhoda Kapal KM. Sumber Samudra, Samsul (53) mengaku pihaknya singgah ke Kuala Tari, Kecamatan Kembang Tanjong, Kabupaten Pidie, hanya mengambil daun pinang untuk rumpon ikan. Tetapi karena pihaknya tidak berkoordinasi dengan Panglima Laot setempat, mereka tidak mengetahui tujuan pihaknya singgah dan berlabuh.

"Kami dari Simbolga hendak mencari ikan di laut lepas.  Singgah sebentar untuk mencari daun pinang, lalu akan melanjutkan melaut lagi," ujar Samsul yang mengaku berasal dari Kuala Tari.  

Saat diminta untuk melakukan rapid test, Samsul beserta rekan-rekannya tidak keberatan, karena demi kesehatan semua pihak. 

"Alhamdulillah, hasil rapid test, semua kita negatif. Kami tidak dikarantina dan bisa melanjutkan perjalanan kami mencari nafkah di laut, " pungkas Samsul. 

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 33 awak kapal KM. Sumber Samudra dari Sumatera Utara (Sumut) menjalani rapid test di Kompleks Pusat Pelelangan Ikan (PPI) Pasie Peukan Baro, Kecamatan Kota Sigli, Pidie, Jumat, 5 Juni 2020. Pemeriksaan kesehatan mereka dilakukan karena masuk dan berlabuh di Kuala Tari, Kabupaten Pidie. 

Keterangan seorang awak kapal KM. Sumber Samudra, yang dievakuasi Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pidie di PPI Pasie Peukan Baro, Kecamatan Kota Sigli, menyebutkan, mereka berangkat dari Sibolga, singgah di Belawan kemudian bertolak ke perairan Aceh dan masuk wilayah Pidie, mencari daun pinang untuk rumpon ikan.[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.