07 July 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Hasil Rapid Test Seorang PDP Positif, Ini Kata Wakapolres Pidie

...

  • ZAMAH SARI
  • 10 April 2020 10:40 WIB

Foto: Zamah Sari/portalsatu.com
Foto: Zamah Sari/portalsatu.com

SIGLI - Setelah diumumkan hasil rapid test terhadap seorang pasien dalam pengawasan (PDP) RSUD Tgk. Chik Ditiro positif Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), Wakapolres Pidie, Kompol Iskandar, angkat bicara. Dia meminta masyarakat jangan menganggap remeh, harus mengikuti imbauan pemerintah agar terhindar dari wabah tersebut. 

"Meski jam malam sudah dicabut, bukan berarti kita sudah bebas berinteraksi, bebas duduk ngumpul di warung tanpa jaga jarak dan tanpa masker. Ini buktinya (seorang PDP) meski hasil swab belum ada, tapi rapid test dinyatakan positif," kata Kompol Iskandar saat konferensi pers di Posko Percepatan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Pidie, Kamis, 9 April 2020

Iskandar menegaskan, pihaknya bersama seluruh jajaran polsek bekerja sama dengan TNI dan petugas kesehatan di Pidie akan terus turun ke tengah-tengah masyarakat di pusat kota hingga perdesaan untuk menyampaikan imbauan pemerintah tentang pencegahan Covid-19.

 "Tim masuk ke seluruh perkampungan penduduk untuk menyampaikan kepada warga agar selalu menjaga kebersihan dan pola hidup sehat. Selalu cuci tangan dengan sabun, jangan berinteraksi langsung dengan orang lain, jangan berkumpul dan jangan membuat acara pesta serta kegiatan yang mengumpulkan orang banyak. Kita tidak akan mengeluarkan izin untuk acara apapun yang mengundang orang banyak. Itu semua demi keselamatan warga dari paparan Covid-19," tegasnya.

Wakapolres juga mengingatkan warga baru pulang dari daerah lain supaya melapor kepada keuchik sehingga dapat dilakukan pemantauan dan karantina sementara. "Data itu juga ada di jajaran kepolisian yang tiap hari terus bertambah," kata Iskandar.

Sebelumnya diberitakan, dari delapan PDP Covid-19 yang ditangani Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tgk. Chik Ditiro, Sigli, Pidie, satu orang dinyatakan positif hasil rapid test

Hal itu disampaikan Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pidie, Efendi didamping Kepala Bidang Pelayanan RSUD Tgk. Chik Ditiro, dr. Dwi Wijaya, dalam konferensi pers di Posko Covid-19 Pidie, Kamis, 9 April 2020.

"Saat ini, ada satu PDP yang kita rawat di RSUD, setelah dites antibodinya dengan rapid testternyata positif. Namun, hasil rapid test belum bisa disimpulkan bahwa terpapar Covid-19, sehingga harus diperiksa swab di Banda Aceh," ujar Efendi yang meminta dr. Dwi menjelaskan lebih lanjut. 

Menurut Dwi, seorang PDP laki-laki berusia 33 tahun itu baru pulang dari Medan. Setelah dilakukan rapid test, positif. Akan tetapi, Dwi menjelaskan, positif hasil rapid test belum bisa disimpulkan bahwa pasien tersebut terpapar Covid-19, sehingga harus dilakukan uji swab (sampel lendir)

"Untuk memastikan positif dan negatifnya, kami berkesimpulan, hari ini akan membawa pasien ke Banda Aceh untuk tes swab," jelas Dwi.

Dwi menjelaskan, setelah pulang dari Medan ke kampungnya di Pidie, pasien itu menderita flu, sakit tenggorokan dan batuk-batuk. Lalu pasien tersebut diisolasi di RSUD Tgk. Chik Ditiro. Dalam perawatan, pihaknya melakukan tes antibodi dengan rapid test, hasilnya positif. 

"Sedangkan 7 PDP lain, hasil rapid test-nya negatif. Dan saat ini sudah diizinkan pulang dengan catatan tetap dalam pemantauan," jelas Kabid Pelayanan RSUD Tgk. Chik Ditiro itu.[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.