29 January 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia

Dugaan Penganiayaan Perawat
ILMIKI Desak Polda Periksa Wabup Aceh Timur, Penyidik Tunggu Izin Presiden

...

  • PORTALSATU
  • 13 January 2020 17:45 WIB

Tika Rahmawati. Foto istimewa
Tika Rahmawati. Foto istimewa

BANDA ACEH - Ikatan Lembaga Mahasiswa Ilmu Keperawatan Indonesia (ILMIKI) mendesak Polda Aceh segera memeriksa Wakil Bupati Aceh Timur terkait dugaan penganiayaan terhadap perawat di Rumah Sakit Sultan Abdul Aziz Syah Aceh Timur. Sementara Polda Aceh menyatakan telah menyurati Presiden, namun belum keluar surat izin pemeriksaan Wabup Aceh Timur.

Sekretaris Jenderal ILMIKI, Tika Rahmawati, mengatakan pihaknya mendapatkan informasi bahwa sampai saat ini penyidik Polda belum memanggil Wabup Aceh Timur untuk diperiksa. "Kita mendapatkan info sejak pelaporan bulan lalu sampai sekarang belum ada pemanggilan Wabup Aceh Timur ke Polda Aceh. Oleh karena itu, kita minta Polda Aceh segera memanggil wabup (terlapor)," kata Tika Rahmawati, Senin, 13 Januari 2020.

Tika Rahmawati mengatakan, pihaknya segera menyurati Polda Aceh untuk mempertanyakan terkait belum dilakukannya pemanggilan terhadap wabup tersebut. "Kita akan surati Polda Aceh untuk mempertanyakan perkembangan penyelidikan serta kendala dalam memanggil wabup itu," tegas dia.

Dia menyebutkan, jika penanganan kasus ini terlihat “dingin” dan tidak segera diselesaikan, ILMIKI akan melakukan aksi serentak seluruh Indonesia. "Kita sudah siap, jika kasus ini bertele-tele dan terkesan lambat dalam penyelesaian maka dalam waktu dekat kita akan konsolidasikan mahasiswa keperawatan se-Indonesia untuk melakukan aksi serentak di setiap daerah," ujar Tika.

ILMIKI berharap pihak kepolisian di Aceh dapat menyelesaikan kasus ini dengan seadil-adilnya tanpa memandang status pangkat dan jabatan pelaku.

Sementara itu, penyidik Polda Aceh telah menyurati Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), untuk meminta izin pemeriksaan terhadap terlapor yakni Wabup Aceh Timur Syahrul terkait laporan dugaan pemukulan perawat di Rumah Sakit Sultan Abdul Aziz Syah Aceh Timur.

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol. Ery Apriyono, menjelaskan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dit. Reskrimum) telah memeriksa sejumlah saksi. Namun, penyidik belum memeriksa terlapor, Wabup Aceh Timur lantaran belum keluar surat persetujuan dari Presiden.

“Yang lain sudah kita periksa semua. (Belum diperiksanya terlapor) kerena belum ada surat persetujuan dari Presiden yang kita tunggu dul. Kalau (untuk memeriksa) pejabat daerah memang begitu prosedurnya,” kata Apriyono ditemui di Polda Aceh, Senin, 13 Januari 2020. “Penyidik tidak main-main dalam menangani perkara itu,” tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Provinsi Aceh mendampingi FAR, perawat di Rumah Sakit Sultan Abdul Azis Syah, Peureulak, Aceh Timur, melaporkan Wakil Bupati Syahrul ke Polda Aceh, Senin, 16 Desember 2019. Pasalnya, Wabup Aceh Timur itu diduga mengasari FAR, 8 Desember lalu.(Baca: Wabup Aceh Timur Dilaporkan ke Polda Karena Diduga Kasari Perawat)[]

Penulis: Khairul Anwar

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.