12 July 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Indonesia Putuskan tidak Berangkatkan Haji 2020, Jemaah Terdaftar Berangkat Tahun Depan

...

  • PORTALSATU
  • 02 June 2020 11:40 WIB

Foto: Antara
Foto: Antara

JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) memutuskan Indonesia tidak mengirimkan jemaah haji ke Arab Saudi tahun ini karena wabah Covid-19.

Untuk diketahui, tahun ini Indonesia mendapat kuota haji sebanyak 221 ribu jemaah. Jumlah itu terdiri dari 203.320 kuota haji reguler dan 17.680 kuota haji khusus.

Kemenag memprioritaskan bagi para jemaah haji tahun 1441 Hijriah atau tahun 2020 untuk berangkat tahun depan usai pemerintah memutuskan pembatalan penyelenggaraan ibadah haji ke Makkah tahun ini karena pandemi Covid-19.

Menteri Agama, Fachrul Razi, menyatakan keputusan tersebut otomatis diberikan bagi seluruh jemaah haji reguler dan jemaah haji khusus yang sudah melunasi biaya perjalanan haji.

"Seiring keluarnya kebijakan pemberangkatan tersebut. Jamaah haji reguler dan khusus yang telah melunasi biaya perjalanan haji [Bipih] tahun ini akan jadi jamaah haji tahun 1442 Hijriah atau 2021 mendatang," kata Fachrul saat menggelar konferensi pers di Kanal Youtube Kementerian Agama, Jakarta, Selasa, 2 Juni 2020.

Razi menegaskan pembatalan ibadah haji tahun ini berlaku untuk seluruh Warga Negara Indonesia (WNI). Baik yang menggunakan kuota haji dari pemerintah, maupun yang menggunakan visa haji furoda atau yang menggunakan undangan haji khusus dari pihak Arab Saudi.

"Jadi tahun ini tidak ada pemberangkatan haji dari Indonesia bagi seluruh WNI," kata Fachrul.

Selain itu, Fachrul menegaskan setoran pelunasan Bipih yang sudah dibayarkan calon jamaah haji tahun ini akan disimpan dan dikelola secara terpisah oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

Ia merinci nilai menafaat itu akan diberikan oleh BPKH kepada jemaah haji. Paling lambat 30 hari sebelum pemberangkatan kloter pertama haji tahun 1442 Hijriah atau tahun 2021 mendatang.

"Ini saya garis bawahi pemanafaatnya diberikan kepada perorangan, karena nilai pelunasan Bipih tidak sama, karena terendah 6 jutaan, yaitu untuk jamaah di Aceh dengan uang mukanya 25 juta. Sedangkan yang paling tinggi 16 juta dari pemberangkatan Makassar," kata Fachrul.[] Sumbercnnindonesia.com

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.