10 July 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Ini Dia Rekomendasi Koalisi Masyarakat Sipil Terkait Pengungsi Rohingya di Aceh

...

  • portalsatu.com
  • 27 June 2020 20:25 WIB

Pengungsi Rohingya saat terdampar di perairan Seunuddon, Aceh Utara. [Foto: Antara]
Pengungsi Rohingya saat terdampar di perairan Seunuddon, Aceh Utara. [Foto: Antara]

Pemerintah Indonesia juga diminta untuk memberikan solusi jangka panjang yang bersifat inklusif termasuk akses pengungsi untuk mengakses penghidupan secara mandiri, mendorong penyelesaian situasi di Myanmar.

BANDA ACEH – Koaliasi Organisasi Masyarakat Sipil yang terdiri dari Perkumpulan Suaka, Yayasan Geutanyoe, Kontras, Jesuit Refugee Service, Sandya Institute, Amnesti Internasional Indonesia, The Asian Forum for Human Rights and Development, dan Dompet Duafa, memberikan tujuh rekomendasi kepada pemerintah Indonesia terkait penanganan pengungsi Rohingya di Aceh.

Ketujuh rekomendasi tersebut adalah: segera membuat regulasi turunan yang bersifat teknis untuk penanganan pengungsi, terutama setelah Perpres 125/2016 dikeluarkan namun belum dapat diterapkan sepenuhnya, dari sisi teknis penganggaran dan pembiayaan.

Koalisi ini juga mendorong pemerintah Indonesia untuk segera mengaksesi Konvensi 1951 agar pemerintah Indonesia dapat lebih komprehensif dan efisien dalam melindungi hak-hak pengungsi sesuai dengan komitmen pada konvensi internasional yang telah disepakati, membuat aturan teknis tambahan yang dibutuhkan termasuk mekanisme karantina, tes, dan penerapan penjagaan jarak fisik guna menjamin keselamatan warga dan pengungsi, dikarenakan pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Rekomendasi lainnya adalah segera menetapkan lokasi penempatan pengungsi yang lebih layak, mengingat lokasi penampungan saat ini yakni bekas kantor imigrasi kurang memadai dari sisi fasilitas. Sementara fasilitas penampungan pengungsi di Aceh Utara sebelumnya telah beralih fungsi menjadi fasilitas rawat inap pasien Covid-19. Merekomendasikan untuk mempertimbangkan berbagai opsi yang ada termasuk Langsa.

Pemerintah Indonesia juga diminta untuk memberikan solusi jangka panjang yang bersifat inklusif termasuk akses pengungsi untuk mengakses penghidupan secara mandiri, mendorong penyelesaian situasi di Myanmar dan mendorong tanggung jawab negara ketiga untuk memenuhi komitmennya dalam meningkatkan penempatan pengungsi ke negara ketiga, serta mendorong pemerintah untuk dapat mengambil pelajaran-pelajaran penting dari pengalaman penanganan pengungsi Rohingya di Aceh tahun 2015, dimana masyarakat sipil dan organisasi kemanusiaan berkolaborasi dengan pemerintah untuk mengatasi keterbatasan-keterbatasan di lapangan. Hal ini sejalan dengan komitmen Indonesia pada Sustainable Development Goals dan Global Compact on Refugees.

Koalisi Masyarakat Sipil ini juga menilai inisiatif masyarakat Aceh Utara dalam penyelamatan pengungsi Rohingya dan penanganan oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, merupakan hal yang patut diapresiasi. [rilis]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.