18 December 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


Ini Empat Titik Peringatan Milad ke-42 GAM di Samudera Pase

...

  • CUT ISLAMANDA
  • 02 December 2018 20:52 WIB

M. Jhony. Foto: dok. portalsatu
M. Jhony. Foto: dok. portalsatu

LHOKSUKON - Milad ke-42 Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di wilayah Samudera Pase, Aceh Utara, akan diperingati di empat titik pada Selasa, 4 Desember 2018 mendatang. Selain doa bersama untuk para pejuang dan syuhada yang telah meninggal di masa konflik, direncanakan akan ada penyantunan anak yatim dan makan bersama di masing-masing daerah. 

"Untuk tahun ini, KPA/PA Samudera Pase akan menggelar acara milad di setiap daerah. Kita ada empat daerah, setiap daerah ada empat sagoe, jadi totalnya 16 sagoe. D-I Tgk. Chik di Paloh, D-II Tgk. Chik di Cot Plieng, D-III Tgk. Chik di Paya Bakong dan D-IV Tgk. Chik di Tunong," ujar M. Jhony, Juru Bicara KPA/PA Pase saat dihubungi portalsatu.com, Minggu, 2 Desember 2018.

Kata Jhony, empat titik peringatan milad tersebut akan digelar di Makam Syuhada Matang Serdang, Kecamatan Tanah Jambo Aye. Matang Raya, Kecamatan Baktiya. Masjid Trieng Pantang, Kecamatan Lhoksukon, dan Makam Sultan Malikussaleh di Kecamatan Samudera. 

"Ada doa bersama, santunan anak yatim, makan bersama dan lainnya. Tgk. Ni (Tgk. Zulkarnaini) dijadwalkan berada di Makam Sultan Malikussaleh. Untuk petinggi PA/KPA dan kalangan dewan Fraksi Partai Aceh akan hadir di wilayah masing-masing. Tidak ada pusat acara di Pase tahun ini, tapi merata di setiap daerah," ungkap Jhony. 

Jhony mengharapkan tiga hal kepada segenap anggota, kader dan simpatisan PA/KPA. "Pertama, harus menjaga perdamaian. Kedua, harapan kita kepada semua pihak yang ada di Aceh harus menjunjung tinggi hasil dari perdamaian itu sendiri. Ketiga, kita berharap semua pihak untuk 'tidak ada dusta di antara kita', khususnya terkait perjanjian MoU Helsinki."

"Tujuan dari peringatan milad ini, kita mengingatkan dan berdoa bersama untuk orang tua kita yang sudah meninggal di masa konflik. Momen ini juga untuk mengenang jasa-jasa pahlawan dan syuhada yang telah mengantarkan Aceh ke dalam bingkai perdamaian seperti saat ini," pungkas Jhony.[]

Editor: THAYEB LOH ANGEN

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.