21 September 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia

Subulussalam
Ini Kata Disdikbud Terkait Guru Kontrak dan Calon Guru Kontrak

...

  • SUDIRMAN
  • 12 July 2019 14:25 WIB

Sairun, Kepala Disdikbud Kota Subulussalam. Foto Sudirman
Sairun, Kepala Disdikbud Kota Subulussalam. Foto Sudirman

SUBULUSSALAM - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Subulussalam menindaklanjuti pandangan fraksi DPRK setempat dan arahan Wali Kota H. Affan Alfian Bintang, S.E., terkait masa tugas guru kontrak agar berlanjut sampai Desember 2019 berdasarkan SK yang dikeluarkan pihak Disdikbud kota ini sebelumnya.

Kepala Disdikbud Kota Subulussalam, H. Sairun, S.Ag., mengatakan keputusan itu diambil setelah pihaknya bertemu langsung dengan wali kota dan memutuskan tidak ada seleksi guru kontrak 2019, mereka cukup dilakukan verifikasi saja.

"Guru kontrak 2019 tidak diseleksi lagi, mereka kita verifikasi saja," kata Sairun kepada portalsatu.com, Jumat, 12 Juli 2019.

Adapun pendaftaran yang sedang dibuka Disdikbud saat ini, hanya bagi calon guru kontrak untuk penambahan dan bukan guru kontrak 2019 yang sudah memiliki SK sampai Desember nanti.

"Mereka (guru kontrak 2019) tidak perlu diseleksi ulang lagi, jika dalam verifikasi nanti mereka memenuhi syarat, tinggal diperpanjang SK untuk tahun berikutnya," kata Sairun.

"Jadi, tidak perlu ada lagi seleksi tiap tahun, yang ada evaluasi dan verifikasi dan penambahan kuota guru dengan membuka seleksi calon guru kontrak, saya kira inilah keputusan yang berkeadilan," Sairun menambahkan.

Pendaftaran calon guru kontrak saat ini sedang berlangsung, untuk memberi kesempatan bagi mereka menjadi guru kontrak pada tahun 2020. Hasil verifikasi berkas mereka akan diumumkan pada Sabtu 13 Juli/besok, sementara jadwal ujian akan diumumkan lebih lanjut dengan waktu yang belum ditentukan.

Sairun mengatakan, selanjutnya Disdikbud bersama stakeholder pendidikan akan membentuk tim monitoring dan evaluasi untuk melaksanakan pendataan ulang dan verifikasi serta penertiban guru kontrak yang sudah melaksanakan tugas tahun ajaran 2019 pada tahun ajaran 2019/2019 dan 2019/2020.

Tim monitoring tersebut melibatkan, Disdikbud, Komisi D DPRK, pengawas sekolah, MPD, PGRI dan IGI turun ke sekolah-sekolah untuk menghimpun informasi agar pihaknya memperoleh data valid dalam membenahi pendidikan di Kota Subulussalam.[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.