16 December 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


Ini Kata Haji Uma Soal Layanan di Bandara SIM

...

  • CUT ISLAMANDA
  • 10 October 2018 12:00 WIB

Haji Uma di Bandara SIM. @istimewa
Haji Uma di Bandara SIM. @istimewa

BANDA ACEH - Anggota DPD RI asal Aceh, H. Sudirman atau Haji Uma, melakukan kunjungan kerja pengawasan terkait masalah perhubungan udara di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Aceh Besar, Selasa, 9 Oktober 2018.

Dalam kunjungan kerja pengawasan tersebut, Haji Uma disambut General Manager Bandara SIM, Yossuwagiono. Menurut Haji Uma, kunjungannya merupakan bentuk tindak lanjut dari hasil pertemuan rapat kerja Komite II DPD RI bersama direksi PT Angkasa Pura II di Jakarta beberapa hari lalu. 

"Kunjungan pengawasan ini untuk melihat secara langsung kondisi layanan transportasi udara di lapangan. Ini adalah proses tindak lanjut hasil rapat kerja Komite II DPD RI dengan direksi PT Angkasa Pura II di Jakarta," ujar Haji Uma.

Salah satu fokus peninjauan Haji Uma selama dalam pengawasan di Bandara SIM adalah fasilitas alat scanning dan metal detector bagi penumpang. Haji Uma mengakui peralatan scaning di Bandara SIM menggunakan teknologi tinggi sehingga kecil potensi penyelundupan berbagai barang terlarang lolos dari pemeriksaan petugas, terutama narkoba.

Haji Uma turut mengapresiasi langkah pembekuan pengutipan asuransi di bandara yang beberapa waktu sebelumnya sempat menuai protes masyarakat di Bandara SIM. Haji Uma juga meninjau layanan jasa transportasi taksi di Bandara SIM yang menurutnya perlu ditata lebih teratur lagi. 

"Segala proses layanan di bandara mesti dapat memberi kenyamanan dan kepuasaan bagi masyarakat, termasuk layanan taksi di bandara. Kondisinya masih semberaut karena taksi masih berebut dan kurang mengindahkan antrean yang telah ditentukan. Hal ini tentu saja perlu untuk ditertibkan guna memberi kesan disiplin dan teratur di mata masyarakat luar yang berkunjung ke Aceh," ujar Haji Uma.

Haji Uma juga berdialog dengan para sopir taksi terkait pentingnya keteraturan dan tertibnya layanan taksi guna membangun citra positif bagi Bandara SIM sebagai bandara internasional dan bagi Aceh umumnya.[](rel

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.