21 July 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Ini Kata Kadis PMG Aceh Terkait Pengelolaan Dana Desa

...

  • PORTALSATU
  • 21 March 2019 22:30 WIB

Bukhari. Foto Khairul Anwar
Bukhari. Foto Khairul Anwar

BANDA ACEH - Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (PMG) Aceh, Drs. Bukhari, M.M., mengingatkan keuchik dan aparatur gampong jangan "mempermainkan" pengelolaan dana desa yang dikucurkan dari APBN.

Pasalnya, kata Bukhari, pengelolaan dana desa di sejumlah gampong dari empat kabupaten di Aceh diduga bermasalah, sehingga sedang ditangani oleh penegak hukum.

Dia menyebutkan, persoalan yang menjadi dilema pada pengelolaan dana desa akibat tak adanya sinkronisasi antara keuchik dan tuha peut gampong. Sehingga terjadi perbedaan pendapat tekait sistem pengelolaan anggaran, termasuk pelaksanaan.

 “Keuchik dan aparatur gampong harus betul-betul mengelola dana desa supaya nantinya tidak ada masalah. Ada beberapa gampong di Kabupaten Bireuen, Aceh Utara, Pidie dan Aceh Timur sedang diproses hukum,” kata Bukhari, Kamis, 21 Maret 2019.

Dia mengakui masih banyak laporan terkait pengelolaan dana desa selama ini bahwa tidak adanya keterbukaan informasi mengenai data-data pengusulan tahap Rencana Anggaran Biaya (RAB).

"Ini akan berdampak buruk pada realisasi anggaran,” tegasnya.

Berdasarkan data, kata Bukhari, pagu dana desa tahun 2019 untuk kabupaten/kota di Aceh meliputi Kota Sabang Rp23,64 miliar, Kota Banda Aceh 74,19 miliar, Kabupaten Pidie 525,95 miliar, Kabupaten Pidie Jaya 165,80 miliar, Kabupaten Bireuen 454,00 Miliar, Kabupaten Bener Meriah 180,97 miliar.

Kota Lhokseumawe 58,77 miliar, Kabupaten Aceh Utara 627,98 miliar, Kabupaten Aceh Timur 387,12 miliar, Kota Langsa 57,77 miliar. Kabupaten Aceh Tamiang 170,29 miliar, Kabupaten Gayo Lues 112,01 miliar, Kabupaten Aceh Tenggara 283,80 miliar, Kota Subulussalam 69,33 miliar, Kabupaten Aceh Singkil 106,90 miliar.

Kabupaten Aceh Selatan 203,65 miliar, Kabupaten Aceh Tengah 221,44 miliar, Kabupaten Aceh Barat Daya 117,95 miliar, Kabupaten Nagan Raya 174,63 miliar, Kabupaten Aceh Barat 249,48 miliar, Kabupaten Aceh Aceh Jaya 134,07 miliar, Kabupaten Aceh Jaya 134,07 miliar, Kabupaten Aceh Besar 438,52 miliar, Kabupaten Simeulue 117,22 miliar.

Adapun infrastruktur yang dibangun menggunakan dana desa dari tahun 2015-2018 adalah jalan desa 8.952.433 meter, jembatan 75.300 meter, pasar 1441 unit, BUMDes 1320 unit, penahan tanah 9002 unit, sarana air bersih 34874 unit, sumur dan MCK 8767 unit, Polindes 1194 unit, tambatan perahu 128 unit, embung 143 unit, irigasi 608723 meter, sarana olahraga 2813 unit, drainase 3248610 meter, PAUD 1.719, dan Posyandu 1.289 unit.[](Khairul Anwar)

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.