24 July 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Ini Kata Ketua HUDA Soal Tes Baca Alquran Capres-Cawapres

...

  • PORTALSATU
  • 03 January 2019 19:00 WIB

Ilustrasi Alquran. Foto: Pexels
Ilustrasi Alquran. Foto: Pexels

BANDA ACEH - Ketua Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA), Tgk. H. Muhammad Yusuf akrab disapa Tu Sop, mengatakan, pihaknya masih menunggu pembahasan lebih lanjut soal tes baca Alquran bagi pasangan calon presiden dan calon wakil presiden, yang diwacanakan Dewan Ikatan Dai Aceh.

“Kita tunggu pembahasan selanjutnya, mengenai tes baca Alquran,” kata Tu Sop saat diminta tanggapannya melalui pesan WhatsApp, Kamis, 3 Januari 2019.

Menurut Tu Sop, uji mampu baca Alquran untuk pasangan capres dan cawapres layak diselenggarakan di hadapan publik. Sebab, kedua pasangan capres dan cawapres itu beragama Islam dan didukung oleh kalangan umat Islam.

“Tes (atau) uji baca Alquran memang layak diselenggarakan, apalagi Indonesia didominasi umat Islam,” ujar Tu Sop.

Menurut Tu Sop, uji baca Alquran hal yang baik, dan juga tidak merugikan kedua pihak capres dan cawapres. “Jika paslon capres dan cawapres menghadiri undangan untuk uji baca Alquran, maka tidak jadi polemik lagi di publik,” katanya.

Uji baca Alquran memang tidak disebutkan dalam persyaratan menjadi capres dan cawapres yang diatur peraturan perundang-undangan. Namun, menurut Tu Sop, tes baca Alquran layak diselenggarakan untuk capres dan cawapres.

Diberitakan sebelumnya, Dewan Ikatan Dai Aceh menjadwalkan mengadakan tes baca Alquran bagi kedua pasangan calon presiden dan calon wakil presiden pada Pemilu 2019. Usulan itu untuk mengakhiri polemik soal keislaman bagi kedua pasangan calon tersebut.

Ketua Dewan Ikatan Dai Aceh, Tgk. Marsyuddin Ishaq, S.H.I., mengatakan, pada dasarnya tes baca Alquran untuk kedua pasangan calon presiden dan wakil presiden itu diwacanakan sudah sejak lama. Pertimbangannya, kata dia, karena kedua pasangan calon itu merupakan umat muslim.

"Tentunya kita sangat hormat kepada kedua pasangan tersebut, karena mereka semua orang muslim maka sangat layak kita mengundang kedua pasangan itu untuk mengetes mampu baca Alquran. Mengingat politik identitas sedang dimainkan, karena yang terjadi di tengah masyarakat selama ini adalah ada pihak yang meragukan keislaman bagi Prabowo dan Jokowi. Oleh karena itu, tes baca Alquran yang diwacanakan ini untuk menjawab semua polemik tersebut," kata Tgk. Marsyuddin kepada para wartawan di Lhoksukon, Aceh Utara, Selasa, 1 Januari 2019, sore.

Jika ingin jujur, lanjut Tgk. Marsyuddin, pihaknya sedang membantu terhadap kedua pasangan calon tersebut terkait identitas keislaman mereka. Kata dia,  pihaknya sudah mengajukan surat kepada kedua pasangan calon untuk mengikuti tes mampu baca Alquran. Berdasarkan informasi yang diterima bahwa surat (undangan) itu sudah sampai kepada mereka. Namun sampai saat ini pihaknya belum menerima surat balasan secara resmi dari kedua pasangan calon presiden dan wakil presiden terkait kehadiran mereka.

"Menurut informasi pihak pasangan 01 Jokowi-Maruf Amin sudah menerima surat undangan itu, dan juga pasangan 02 Prabowo-Sandi. Surat undangan untuk menghadiri tes baca Alquran. Tetapi secara resmi belum kita terima (surat balasan) berkenaan kehadirannya itu," ujar Tgk. Marsyuddin.

Ia menambahkan, dijadwalkan tes mampu baca Alquran itu diadakan di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, pada 15 Januari 2019. Namun, kata dia, berkenaan jadwal akan disesuaikan kembali nantinya, karena mengingat kedua pasangan calon presiden dan wakil presiden itu mempunyai kesibukannya masing-masing. (Baca: Undang Capres-Cawapres Tes Baca Alquran, Ini Kata Ikatan Dai Aceh Soal Jadwal)[]

Penulis: Khairul Anwar

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.