16 July 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Ini Kata KIP Lhokseumawe Tentang Lokasi Kampanye Terbuka

...

  • Fazil
  • 22 March 2019 21:30 WIB

Kantor KIP Lhokseumawe. Foto: Fazil/portalsatu
Kantor KIP Lhokseumawe. Foto: Fazil/portalsatu

LHOKSEUMAWE - Komisi Independen Pemilihan (KIP) Lhokseumawe menetapkan lokasi kampanye rapat umum atau kampanye terbuka di wilayah tersebut. Kampanye terbuka mulai 24 Maret hingga 13 April 2019.

Penetapan lokasi kampanye tersebut disepakati KIP bersama peserta pemilu dan pemangku kepentingan dalam rapat koordinasi di Hotel Diana, Lhokseumawe, 21 Maret 2019.

Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat dan SDM KIP Lhokseumawe, Muchtar Yusuf, S.E., mengatakan, hasil rakor itu disepakati sejumlah lokasi kampanye terbuka setelah dilakukan pengundian yang ditarik oleh peserta Pemilu 2019.

"Sebagaimana ketentuan dalam Keputusan KPU RI Nomor 655 tentang Penetapan Jadwal Kampanye Rapat Umum, itu sudah dibagi lokasinya berdasarkan 01 dan 02 (nomor urut undian kampanye peserta pemilu di Lhokseumawe). Artinya, itu berdasarkan pendukung dan pengusung dari 01 dan 02 tersebut. Dari 01 ada 11 partai politik (parpol), sedangkan dari 02 ada 9 parpol," kata Muchtar Yusuf kepada wartawan, Jumat, 22 Maret 2019.

Muchtar menyebutkan, lokasi kampanye bagi Calon Presiden dan Wakil Presiden adalah Stadion Tunas Bangsa Lhokseumawe. Untuk calon DPD RI di Lapangan Palapa Gampong Hagu Barat Laut, Kecamatan Banda Sakti.

Menurut Muchtar, lokasi kampanye terbuka lainnya bagi peserta pemilu di antaranya Lapangan Hiraq, Lapangan Gajah Gampong Hagu Barat Laut, Lapangan Kandang, Lapangan PBI, Lapangan Sepak Bola Simpang Empat Rancong Batuphat, dan Lapangan Meuria Paloh. 

Berikutnya, kata Muchtar, lokasi kampanye juga dapat digunakan peserta pemilu, di Lapangan Sepak Bola Punteut (Samping Gudang Bulog), dan Lapangan Bola Gampong Alue Lim, Lhokseumawe. Namun, Muchtar mengaku tidak ingat nama satu lokasi lainnya untuk kampanye terbuka.

"Kita sudah menentukan jadwal dan lokasinya. Untuk itu kita berharap kepada peserta pemilu bagaimana mereka menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan di lokasi kampanye tersebut," ujar Muchtar.

Menurut Muchtar, pihaknya tidak menangani penyediaan panggung kampanye karena tak ada dana di KIP untuk kebutuhan tersebut. "Maka untuk sementara ini kita kembalikan kepada masing-masing peserta pemilu. Dan apakah nanti dari pemerintah daerah menyediakannya, itu pun kita belum mengetahui seperti apa," katanya.[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.