22 May 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Ini Kata Koordinator Volunteer PKA-7 Soal Surat Terbuka kepada Plt. Gubernur Aceh

...

  • Fazil
  • 08 September 2018 08:30 WIB

Koordinator Volunteer PKA-7, Mulia Abdul Wahab, dan rekan-rekannya. @istimewa
Koordinator Volunteer PKA-7, Mulia Abdul Wahab, dan rekan-rekannya. @istimewa

BANDA ACEH - Koordinator Volunteer PKA-7, Mulia Abdul Wahab, mengatakan, pihaknya tidak pernah menulis surat terbuka kepada Plt. Gubernur Aceh yang juga Ketua Umum Panitia PKA-7. 

"Surat terbuka itu dibuat oleh oknum yang tidak kami kenal, karena dalam surat dimaksud penulis mengatasnamakan keseluruhan volunteer PKA–7," kata Mulia Abdul Wahab dalam keterangannya diterima portalsatu.com, Jumat, 7 September 2018, malam.

Mulia dan kawan-kawan juga menyampaikan hal itu dalam konferensi pers di Kafe Dek Chek Kupi, Banda Aceh, Jumat sore, untuk klarifikasi menyikapi pemberitaan beberapa media online perihal surat terbuka kepada Plt. Gubernur Aceh  mengenai volunteer PKA-7. Menurut Mulia, pemberitaan itu dimuat tanpa konfirmasi atau keterangan volunteer lainnya, sehingga surat terbuka tersebut dinilai bukan merupakan representasi dari seluruh volunteer PKA-7.

Menurut Mulia, volunteer memiliki komitmen bersama untuk menjadi sukarelawan dalam menyukseskan penyelenggaraan PKA-7, tanpa ada perjanjian materi maupun nonmateri. Dia menyebutkan, sebagian dari volunteer sudah mulai terlibat sejak 23 Juli 2018. Secara keseluruhan volunteer aktif dan intens berkonstribusi sejak 1 sampai 16 Agustus 2018. Selama berjalannya event besar tersebut, volunteer mendapatkan beberapa fasilitas, penunjang kebutuhan, konsumsi, akomodasi, serta intensif dan piagam penghargaan di pengujung kegiatan.

"Pembagian peran dengan beberapa pihak sudah sangat detail dipersiapkan sejak awal, dan dikawal selama berlangsungnya kegiatan. Volunteer juga rutin dan aktif berinteraksi dengan Tim Kesekretariatan PKA-7, EO dan pihak lainnya. Secara fungsi dan peran, relawan memiliki peran yang semi-teknis dan teknis, dan tidak memiliki andil dalam hal kebijakan," ujar Mulia.

Terkait dengan insentif, kata Mulia, volunteer mendapatkan beberapa pos anggaran baik dari dinas dan pihak mitra penyelenggara yang diserahkan secara bertahap. Untuk itu, pihaknya berterima kasih atas kerja sama dan dukungan selama penyelenggaraan PKA itu berlangsung beberapa waktu lalu.

Ia menambahkan, perekrutan volunteer dilakukan secara bertahap pada awal Juli 2018 lalu, berjumlah 1007 pendaftar dan dilanjutkan dengan tahapan walk-in interview sebanyak 97 orang, akhirnya ditetapkan 70 volunteer terpilih. Namun seiring berjalannya waktu, kata dia, kemudian menyisakan 64 volunteer yang intens dan aktif terlibat. 

"Pada pelaksanaan PKA-7, volunteer berdiri sendiri dengan berkoordinasi ke pihak Sekretariat PKA ke-7 tahun 2018, didampingi Person In Charge (PIC) yang ditunjukkan oleh Dinas Kebudayaan dan Parawisata Aceh. Volunteer memiliki manajemen dan kepemimpinan tersendiri dengan Koordinator Utama yaitu Mulia Abdul Wahab, dibantu oleh Syukran Aldiansyah Putra sebagai Koordinator Teknis, serta Muhammad Reza sebagai Koordinator Non-Teknis," ujar Mulia.[](rel)

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.