21 May 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Ini Kata Menteri PUPR Soal Progres Jalan Tol Banda Aceh-Sigli

...

  • PORTALSATU
  • 14 March 2019 22:20 WIB

Pekerja beraktivitas di proyek pembangunan jalan tol Banda Aceh-Sigli di kawasan Blangbintang, Aceh Besar, Selasa (15/1/2019). -ANTARA FOTO/Ampelsa
Pekerja beraktivitas di proyek pembangunan jalan tol Banda Aceh-Sigli di kawasan Blangbintang, Aceh Besar, Selasa (15/1/2019). -ANTARA FOTO/Ampelsa

JAKARTA -  Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menilai pembangunan Jalan Tol Banda Aceh-Sigli sepanjang 74,82 km sejak Desember 2018 lalu terbilang cepat, khususnya dalam pembebasan lahan sehingga pekerjaan konstruksi diharapkan dapat berjalan dengan baik.

"Progresnya menurut saya progresif terbilang cukup cepat, pembangunannya baru dimulai sekitar 3 bulan lalu, saat ini sudah bisa land clearing. Melihat lahan yang dibebaskan merupakan tanah warga, saya kira progresnya sangat cepat sekali," katanya, Rabu, 13 Maret 2019.

Berdasarkan data, saat ini progres pembebasan lahan jalan tol tersebut 29,18% atau sepanjang 21,83 km dari total panjang 74,82 km. Khusus di seksi 4, lahan yang sudah dibebaskan sepanjang 12,68 km dari total panjang 14,71 km.

Direktur Operasi III PT Hutama Karya Sugeng Rochadi mengatakan, kesuksesan dalam percepatan pembebasan lahan ruas tol tersebut merupakan kolaborasi dari kerja sama masyarakat, pemerintah pusat, dan daerah.

"Animo masyarakat untuk membantu pengadaan lahan sangat besar, sehingga proyek jalan tol ini dapat berjalan dengan baik dan insyaAllah di akhir tahun 2019 ini pembangunan seksi 4 gate to gate bisa selesai," ujarnya.

Pembangunan jalan tol Banda Aceh-Sigli merupakan salah satu ruas Tol Trans Sumatera yang menjadi proyek strategis nasional hingga ke Lampung. Dengan dibangunnya tol akan memangkas jarak dan waktu tempuh perjalanan dari Banda Aceh ke Sigli dari sekitar 2-3 jam menjadi 1 jam perjalanan.

Secara keseluruhan ruas tol Banda Aceh-Sigli ini nantinya akan terbagi enam seksi yakni Seksi 1 Padang Tiji-Seulimeum (25,2 km), Seksi 2 Seulimeum-Jantho (6,1 km), Seksi 3 Jantho-Indrapuri (16 km), Seksi 4 Indrapuri-Blang Bintang (14,7 km), Seksi 5 Blang Bintang-Kuto Baro (7,7 km), dan Seksi 6 Kuto Baro-Simpang Baitussalam (5 km).

Untuk mendukung pembebasan lahan, pemerintah akan menggunakan skema dana talangan Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN). Total investasi untuk pembangunan ruas tol Sigli – Banda Aceh  ini diperkirakan Rp 12,35 triliun.

Untuk konstruksinya secara keseluruhan dari Banda Aceh ke Sigli, ditargetkan akan selesai pada Maret 2021 sesuai kontrak. Namun secara bertahap direncanakan akan selesai per seksi mulai pertengahan tahun 2020, tergantung dengan kecepatan pembebasan lahannya.

Penulis: Krizia Putri Kinanti.[]Sumberbisnis.com

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.