29 January 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Ini Kata Pangdam Iskandar Muda Soal Oknum TNI Ditangkap Diduga Pesta Sabu

...

  • PORTALSATU
  • 05 October 2019 13:00 WIB

Pangdam Iskandar Muda Mayjend TNI Teguh Arief Indratmoko. Foto portalsatu/Ist
Pangdam Iskandar Muda Mayjend TNI Teguh Arief Indratmoko. Foto portalsatu/Ist

LHOKSEUMAWE - Pangdam Iskandar Muda (IM), Mayjen TNI Teguh Arief Indratmoko, menegaskan empat oknum TNI yang ditangkap di sebuah hotel di Banda Aceh terkait kasus narkotika jenis sabu diproses sesuai prosedur hukum berlaku. Salah satu oknum TNI itu merupakan perwira menengah (Pamen) yang bertugas di Pusat Pendidikan Polisi Militer (Pusdikpom) Cimahi, Jawa Barat.

“(Oknum Pamen TNI yang ditangkap itu) tugas di Pusdikpom Cimahi. Kebetulan dia sedang ada acara undangan kegiatan di sini (Aceh),” kata Mayjen Teguh Arief Indratmoko, menjawab para wartawan usai upacara memperingati HUT ke-74 TNI di Lapangan Hiraq, Lhokseumawe, Sabtu, 5 Oktober 2019, siang. 

Mayjen Teguh Arief Indratmoko menyatakan dirinya sebagai Pangdam IM tidak men-tolelir oknum TNI yang terlibat narkoba. “Walaupun itu Pamen, saya akan tindak dengan prosedur hukum,” tegasnya.

Menurut Pangdam IM, saat ini empat oknum TNI yang ditangkap itu sedang menjalani proses penyidikan di Detasemen Polisi Militer Kodam Iskandar Muda (Denpomdam IM).

Pangdam IM menjelaskan, bukan kali ini saja pihaknya menindak tegas oknum TNI yang terlibat narkoba. “Bukan hanya pada saat sekarang saja. Saat saya pertama menjabat sebagai Pangdam Iskandar Muda, salah satu ketentuan dan protap saya adalah bersihkan TNI di jajaran Kodam Iskandar Muda dari narkoba,” ujarnya.

“Dan kita sudah melaksanakan pembersihan-pembersihan di setiap satuan, di mana kita adakan pembersihan (tes) urine secara mendadak kepada mereka-mereka (personel TNI). Yang belum (dites urine), kita acak. Begitu tertangkap kita langsung proses hukum. Cuma kalau internal memang tidak masuk ke media,” kata Teguh Arief Indratmoko.

Teguh Arief Indratmoko melanjutkan, “Kebetulan ini (kasus yang terjadi pada Rabu, 2 Oktober 2019 dini hari) ada informasi dari agen kita bahwa ada indikasi oknum TNI yang terlibat narkoba di Hotel Hermes. Saya perintahkan langsung Danpomdam untuk berkoordinasi dengan instansi terkait mengadakan penggerebekan atau penangkapan”.

Soal empat oknum TNI itu akan dipecat atau tidak, Pangdam IM menyebutkan, tergantung proses hukumnya. Hasil pembuktian dalam proses persidangan sampai Pengadilan Militer nantinya yang akan menentukan hal itu. “Tapi saya sebagai Pangdam Iskandar Muda harus melakukan proses hukum sesuai prosedur,” ujarnya.

Pangdam IM juga menyebut sudah banyak oknum TNI di jajaran Kodam IM yang dipecat karena terbukti terlibat narkoba. “Kita enggak ada kompromi dengan narkoba. Kalau bisa kita pecat pasti akan dipecat (oknum TNI yang ditangkap di Hotel Hermes Palace Banda Aceh), tapi tentu sekarang kita mengedepankan proses hukum,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, tim Denpomdam IM menangkap empat oknum TNI diduga sedang pesta sabu di Hotel Hermes Palace, Banda Aceh, Rabu, 2 Oktober 2019, sekitar pukul 01.00 WIB dinihari. Bersama mereka juga diamankan seorang pria sipil dan lima wanita.

Informasi tentang penangkapan 10 orang itu kemudian beredar luas di sejumlah grup WhatsApp, termasuk foto-foto mereka. Setelah diamankan di dua kamar hotel, mereka langsung dites urine.

Empat oknum TNI yang ditangkap berinisial AH, Ag, Bn, dan Nv. Sedangkan lima wanita yang turut diamankan Am, SSTY, RU, WRWM dan LV. Seorang pria sipil yang diamankan berinisial Mh.

Dalam penangkapan itu, tim Denpomdam IM menemukan barang bukti sabu satu paket kecil dan sebuah alat isap (bong).

Komandan Denpomdam IM, Kolonel CPM Zulkarnain, dikonfirmasi wartawan, Jumat, 4 Oktober 2019, membenarkan penangkapan empat oknum TNI bersama lima wanita dan seorang pria sipil itu. “Berita tersebut benar dan para tersangka oknum TNI sedang diproses di Pomdam. Sedangkan tersangka sipil (diproses) di Polda Aceh,” kata Zulkarnain.

Zulkarnain menyatakan, “Yang jelas dengan penangkapan tersebut meunjukkan komitmen kuat Kodam IM dalam pemberantasan narkoba di Aceh khususnya bagi personel TNI AD”.[](nsy)

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.