26 September 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


Ini Kata Pejabat Pemkot Lhokseumawe yang Jadi Tersangka Ujaran Kebencian

...

  • Fazil
  • 15 May 2018 20:00 WIB

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Ari Lasta Irawan didampingi Kabag Ops Kompol Ahzan dan Kasat Reskrim AKP Budi Nasuha saat konferensi pers kasus BK. @Fazil
Kapolres Lhokseumawe, AKBP Ari Lasta Irawan didampingi Kabag Ops Kompol Ahzan dan Kasat Reskrim AKP Budi Nasuha saat konferensi pers kasus BK. @Fazil

LHOKSEUMAWE - Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Kota Lhokseumawe berinisial BK (48), diduga melakukan ujaran kebencian terhadap pemerintah dan kepolisian melalui media sosial Facebook. Akibatnya, BK ditangkap Tim Siber Polres Lhokseumawe, dan ditetap menjadi tersangka kasus itu, Selasa, 15 Mei 2018.

"Saya melakukan ini untuk kebaikan, supaya ada perubahan yang lebih bagus untuk ke depan. Betul, saya bekerja di pemerintahan," ujar BK memberikan penjelasan saat Kapolres didampingi Kasat Reskrim menggelar konferensi pers tentang kasus tersebut, di Mapolres Lhokseumawe, Selasa, usai siang.

BK mengaku, postingan terakhir kali di akun Facebooknya yang ia lakukan, hari ini (Selasa), dan juga kemarin (Senin). Akun Facebook yang digunakan itu atas nama Bukhari Syamruh dan Bukhari Sr. "Iya betul, kedua akun tersebut milik saya," ujar BK.

Dalam kasus tersebut, tersangka dikenakan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Informasi diperoleh portalsatu.com, BK baru saja menjabat Plt. Kepala DPMG Kota Lhokseumawe, yaitu setelah Kepala DPMG, Dr. Iskandar, dilantik menjadi Staf Ahli Gubernur Aceh, 4 Mei lalu. Sebelumnya, BK menjabat Camat Muara Dua, dan pernah menjadi Kabag Pemerintahan Setda Lhokseumawe.

Diberitakan sebelumnya, Tim Siber Polres Lhokseumawe menangkap Plt. Kepala DPMG Kota Lhokseumawe berinisial BK (48) terkait kasus dugaan penyebaran ujaran kebencian, Selasa, 15 Mei 2018.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Ari Lasta Irawan, mengatakan, tersangka BK melakukan ujaran kebencian terhadap pemerintah dan kepolisian melalui media sosial Facebook dengan nama akun Bukhari Syamruh dan Bukhari Sr. Menurut Ari, pihaknya menangkap tersangka dengan cara memancing BK datang ke Polres Lhokseumawe.

"Tersangka telah melakukan ujaran kebencian yang ditujukan kepada pemerintah maupun Kepolisian Republik Indonesia. Setelah (mengetahui hal) itu kita lakukan penyelidikan dan menggelar perkara kecil. Namun, kita mengkonfirmasi terlebih dahulu kepada ahli, serta mengklarifikasi kepada yang bersangkutan, dan ternyata itu benar dilakukan tersangka," kata Kapolres Lhokseumawe, AKBP Ari Lasta Irawan, saat konferensi pers di Mapolres setempat, Selasa usai siang.(Baca:  Polisi Tangkap Pejabat Pemkot Lhokseumawe Terkait Dugaan Ujaran Kebencian)[]

Editor: IRMANSYAH D GUCI


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.