23 March 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Ini Kata Pihak PLN Terkait Pembangunan SUTET di Kawasan Tahura

...

  • SUDIRMAN
  • 09 January 2019 15:30 WIB

Lokasi pembangunan tower SUTET. Foto: Sudirman/portalsatu.com
Lokasi pembangunan tower SUTET. Foto: Sudirman/portalsatu.com

SUBULUSSLAM - PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) II Sumbagut mengaku telah mengantongi izin terkait pembangunan tower Saluran Udara Tegangan Eksra Tinggi (SUTET) kawasan hutan lebat dan Tahura Lae Kombih, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam.

Hal itu disampaikan Adi Suheri yang membidangi pertanahan dan komunikasi PT PLN UIP II Sumbagut kepada portalsatu.com, Rabu, 9 Januari 2019, saat dikonfirmasi terkait izin apa saja yang dikantongi pihak PT PLN dalam pembangunan tower SUTET.

Adi Suheri menjelaskan, beberapa izin yang telah dilengkapi seperti dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal). Menyangkut izin di kawasan Tahura Lae Kombih, kata Adi, pihaknya sudah mengajukan permohonan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) ke Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI pada 7 Desember 2018 lalu.

Namun, yang menjadi pertanyaan, kenapa pengajuan permohonan PKS belakangan diajukan saat pembangunan tower SUTET telah dibangun dan bahkan hampir selesai?

Adi Suheri beralasan berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.44/MenHLK/SETJEN/KUM.1/6/2017, ada beberapa item persyaratan mengajukan PKS yang harus dipenuhi. 

Adi menyebutkan, pembangunan SUTET merupakan program strategis nasional untuk kepentingan umum, sehingga pihaknya baru mengajukan hal itu saat kegiatan pembangunan telah berlangsung.

"Kita sudah pengajukan permohonan PKS kepada kementerian, namun pihak kementerian belum memuat rekomendasi permohonan itu, belum ada," ujar Adi yang mengakui bahwa saat ini pihaknya belum mengantongi rekomendasi PKS dari Kemen LHK.

Adi mengatakan, pembangunan tower SUTET ini untuk ketujuh kalinya ia tangani. Namun jika ada kekurangan dalam pengurusan izin terkait pembangunan SUTET di kawasan Tahura Lae Kombih, pihaknya bersedia memperbaiki kekurangan itu demi kelangsungan proyek strategis nasional ini.[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.