29 January 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Ini Kata Sekda Aceh dan Ketua MPA Soal Pengawas Sekolah

...

  • portalsatu.com
  • 13 January 2020 09:40 WIB

Sekda Aceh, Taqwallah, melantik serta mengambil sumpah terhadap 433 Kepala Sekolah SMA, SMK dan SLB di lingkungan Dinas Pendidikan Aceh, di Anjong Mon Mata, Meuligoe Gubernur, Jumat, 10/1/2020. Foto Humas Aceh
Sekda Aceh, Taqwallah, melantik serta mengambil sumpah terhadap 433 Kepala Sekolah SMA, SMK dan SLB di lingkungan Dinas Pendidikan Aceh, di Anjong Mon Mata, Meuligoe Gubernur, Jumat, 10/1/2020. Foto Humas Aceh

BANDA ACEH - Pengawas sekolah memegang peranan penting dalam pengawasan pengelolaan layanan pendidikan di satuan pendidikan khususnya di sekolah lanjutan tingkat atas (SLTA). Oleh sebab itu, pengawas sekolah dituntut harus mampu meningkatkan perannya sebagai supervisor dan mentor untuk peningkatan mutu pendidikan di Aceh.

"Bapak dan Ibu (Kacapdin, pengawas, dan kepala sekolah) adalah pahlawan lapangan. Bapak dan Ibu bertigalah yang menjadi ujung tombak untuk memajukan pendidikan Aceh," ujar Sekda Aceh, dr. Taqwallah, M.Kes., saat memberikan pembekalan pada acara temu pemantapan 203 pengawas sekolah di lingkungan Dinas Pendidikan Aceh di Ruang Rapat Sekda Aceh, Banda Aceh, 12 Januari 2020.

Taqwallah menilai, dalam  meningkatkan kualitas sistem pendidikan di Aceh masih banyak hal yang harus dibenahi, salah satunya melalui penguatan sistem pengawasan sekolah. 

"Pengawas sekolah memiliki tugas pokok yaitu, sebagai supervisi atau pengawasan dengan memberikan pembinaan, penilaian dan bantuan/bimbingan mulai dari rencana program, proses, sampai dengan hasil".

"Kemudian, pengawasan akademik, pengawasan akademik berkaitan dengan pembinaan dan membantu guru dalam meningkatkan kualitas proses pembelajaran/bimbingan dan kualitas hasil belajar siswa agar lebih baik dan sesuai dengan kurikulum berlaku".

Sekda mengatakan, jika kedua hal itu dapat dikuatkan dan dijalankan dengan benar maka secara otomatis mutu pendidikan Aceh akan meningkat lebih baik lagi. "Menaikkan taraf pendidikan dengan mengawasi dan membina guru-guru di setiap sekolah, mampu meningkatkan kualitas pendidikan di Aceh," kata Taqwallah.

Selain itu, Sekda mengatakan, pengawas sekolah juga memiliki peran menilai atau mengevaluasi sekolah binaannya. Dalam hal itu pengawas sekolah dituntut harus lebih objektif dalam menilai tanpa mencampur adukkan permasalahan pribadi.

"Harus objektif menilai, jangan karena itu saudara, atau karena suka dengan sikapnya namun mengabaikan subtansi penilaian yang sebenarnya, tidak boleh seperti itu, harus objektif. Jadi siapa pun yang menjadi pengawas ke depan akan lebih baik lagi dari kita sekarang," ucap Taqwallah.

Sementara itu, Ketua Majelis Pendidikan Aceh (MPA), Prof. Abdi A. Wahab, mengatakan gerakan yang diprakarsai Sekda Aceh diharapkan mampu memberikan dampak positif dan motivasi perubahan pada sistem pendidikan.

“Pengawas sekolah memiliki peranan penting yang bertanggung jawab pada proses pembelajaran di sekolah,” kata Abdi.

Umumnya, kata Abdi, setiap gruru harus memahami sistem pendidikan (kurikulum). Namun ironinya di Aceh, masih banyak guru kurang memahami kurikulum yang berlaku. Padahal kurikulum adalah panduan tata proses pemberlajaran di sekolah. 

“Jadi pengawas harus mendorong setiap guru untuk mampu memahami kurikulum 2013 (kurikulum berlaku),” kata Abdi.[](rilis)

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.