26 August 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Ini Kata Sekwan Soal Dana Peningkatan Kapasitas dan Reses DPRA

...

  • PORTALSATU
  • 27 March 2019 22:00 WIB

Ilustrasi. Foto: istimewa/net
Ilustrasi. Foto: istimewa/net

BANDA ACEH - Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Aceh, Suhaimi, mengakui anggaran peningkatan kapasitas pimpinan dan anggota DPRA dalam APBA tahun 2019 mencapai Rp13 miliar lebih. Pagu anggaran tersebut meningkat dibandingkan tahun 2018 lalu.

Suhaimi menjelaskan, anggaran tersebut untuk mengikuti orientasi dewan yang dibuat oleh lambaga-lembaga lain. Dia menyebutkan, kegiatan itu dibenarkan oleh ketentuan peraturan perundangan-undangan yang berlaku, untuk peningkatan kapasitas anggota dewan. 

Baca: 2019: Dana Peningkatan Kapasitas DPRA Rp13  Miliar Lebih

Selain itu, kata Suhaimi, sebagian anggaran dari Rp13 miliar lebih itu juga akan digunakan untuk peningkatan kapasitas anggota DPRA baru yang terpilih dalam Pemilu 2019.

“Itu kan perintah Mendagri, orientasi pendalaman masing-masing dewan baru, maupun dewan lama yang terpilih lagi. (Anggaran itu) untuk biaya pendidikan maupun bimtek-bimtek di sekretariat, termasuk bimtek di luar Provinsi Aceh,” ujar Suhaimi saat ditemui portalsatu.com di Ruang Media Center DPRA, 27 Maret 2019.

Baca2019 Dana Kegiatan Reses  DPRA Rp11,95 Miliar Lebih

Suhaimi juga membenarkan, dana kegiatan reses anggota DPRA 2019 hampir Rp12 miliar bersumber dari APBA. Menurut dia, para anggota dewan sedang melakukan reses di daerah pemilihan masing-masing. Anggaran untuk reses anggota DPRA, kata Suhaimi, berjumlah Rp40 juta perorang.

“Anggaran itu yang disediakan hanya tiga kali reses. Yang telah dilakukan reses dua kali, sedangkan sisa selanjutnya akan dilanjutkan pasca dilantik dewan baru,” ujar Suhaimi.

Suhaimi juga mengakui anggaran pembahasan rancangan qanun tahun 2019 mencapai Rp19,66 miliar lebih. Namun, ia mengaku tidak ingat jumlah rancangan qanun yang dibahas tahun ini.

"Pembahasan dengan eksekutif belum, tapi pengkajian  draf oleh legislatif, hampir semua komisi telah melakukan pengkajiannya. Draf qanun tersebut telah dibahas sebelum reses yang kemarin. Semua komisi telah membahas, yang belum dibahas bersama eksekutif,” katanya.[](Khairul Anwar)

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.