18 December 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


Ini Kata Surya Paloh Soal Kader PA Maju ke Tingkat Nasional Melalui NasDem

...

  • PORTALSATU
  • 06 December 2018 20:30 WIB

Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, saat pembekalan caleg dan Rakor Bapilu NasDem Aceh. Foto: Zuhri Noviandi/kumparan
Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, saat pembekalan caleg dan Rakor Bapilu NasDem Aceh. Foto: Zuhri Noviandi/kumparan

BANDA ACEH - Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, mengatakan partai lokal perlu bekerja sama dengan partai nasional untuk membangun Aceh.

“Tidak mungkin partai lokal akan bergerak sendiri tanpa bersimbiosis dengan partai nasional,” kata Paloh saat pembekalan caleg dan rapat koordinasi (rakor) Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) NasDem Aceh, di Gedung Amel Convention Banda Aceh, Kamis, 6 Desember 2018.

Acara tersebut turut dihadiri kader Partai Aceh (PA) yang maju sebagai calon anggota DPR RI melalui NasDem pada Pemilu 2019 mendatang. Sejumlah kader PA yang gabung NasDem antara lain Anwar Ramli dan Jufri Hasanuddin di Daerah Pemilihan (Dapil) I Aceh, Tgk. Muharuddin dan Effendi di Dapil II.

“Ada dua dapil untuk tingkat pusat yaitu DPR RI. Mudah-mudahan dengan seluruh upaya kerja keras, insya Allah NasDem akan mengantarkan empat anggota ini dari Aceh menuju Senayan,” ujar Paloh.

Menurut Paloh, partai lokal tak bisa berjuang sendiri untuk membangun Aceh, termasuk juga jika tidak memiliki semangat bersama dengan partai nasional yang besar. Sebagai putra asli Aceh, Paloh berjanji akan memperjuangkan dan memajukan Aceh.

“Kita punya saudara baru yang mempunyai eksistensi luar biasa, yang sekarang masih berperan di Partai Aceh. Untuk maju ke tingkat nasional mereka ingin bergabung dengan NasDem. Suatu kehormatan bagi kami (NasDem) dan saya ingin memperjuangkan Aceh. Itu komitmen saya,” ucap Paloh.

Paloh juga mengakui eksistensi Partai Aceh sebagai partai lokal besar. Maka dari itu, dengan bergabungnya partai nasional seperti NasDem yang dipimpin oleh anak asli Aceh, ia berkomitmen untuk memberikan energi semangat membangun bersama.

“Termasuk ingin mencoba memperjuangkan butir-butir MoU yang belum terealisasi seperti bendera Aceh. Aceh adalah daerah Otsus, kalau ini tidak ada simbiosis dengan partai nasional yang kuat maka sulit untuk memperjuangkan Aceh ke depan lebih baik,” kata Paloh.[]Sumber: kumparan.com

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.