12 December 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


Ini Kata Tim Hamas Soal Putusan Panwaslih Batalkan SK KIP Nomor 40

...

  • SUDIRMAN
  • 16 May 2018 16:00 WIB

Ketua Tim Hamas, Ardhiyanto Ujung. Foto: istimewa
Ketua Tim Hamas, Ardhiyanto Ujung. Foto: istimewa

SUBULUSSALAM - Ketua Tim Pemenangan H. Asmauddin, SE - Hj. Asmidar, SPd atau Hamas, Ardiyanto Ujung, mengatakan putusan Panwaslih Subulussalam membatalkan SK KIP Nomor 40/HK.03.01-Kpt/03/KIP-SS/IV/2018 tentang perubahan jadwal kampanye, bersifat mengikat, sehingga tidak ada lagi upaya banding.

Menurut Ardiyanto, berdasarkan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota pada pasal 144 ayat (1) menerangkan Putusan Bawaslu Provinsi atau Panwas Kabupaten/Kota mengenai penyelesaian pemilihan merupakan putusan yang bersifat mengikat. 

"Bersifat mengikat, sehingga tidak ada lagi upaya banding," kata Ardhiyanto Ujung kepada portalsatu.com, Rabu, 16 Mei 2018.

Ardhiyanto Ujung yang juga Sekretaris Partai Aceh Kota Subulussalam melanjutkan, pada ayat (2) UU itu disebutkan, KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota wajib menindaklanjuti putusan Bawaslu Provinsi/Kabupaten/Kota dimaksud ayat (1) paling lambat tiga hari. 

Dia menjelaskan, hal itu juga diperkuat dengan Perbawaslu Nomor 15 Tahun 2015 tentang tata cara penyelesaian sengketa pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali kota. Dalam pasal 44 dijelaskan bahwa Keputusan  Bawaslu Provinsi atau Panwas Kabupaten/Kota atas penyelesaian proses pemilihan bersifat mengikat. 

Hal itu disampaikan Ardhiyanto Ujung menanggapi pernyataan Ketua KIP Kota Subulussalam, Drs. Syarkawi Nur sebelumnya menyebutkan, hasil putusan Panwaslih membatalkan SK 40 mungkin saja akan ditempuh upaya banding ke PTTUN. Syarkawi mengatakan, perubahan jadwal kampanye tersebut tidak melanggar aturan karena diatur dalam PKPU Nomor 4 Tahun 2017. (Baca: Terkait Putusan Panwaslih Membatalkan SK Nomor 40, Ini Kata Ketua KIP)

Ardhiyanto berharap Komisioner KIP Kota Subulussalam melihat putusan ini dengan hati yang dingin, bukan menilai persoalan menang kalah, atau siapa benar, siapa salah. 

"Putusan ini sebagai ajang untuk saling mengoreksi diri baik pihak penyelenggara maupun bagi kami sebagai peserta pilkada. Kita sangat berharap Pilkada ini berjalan dengan baik dan bermartabat," ungkap Ardhiyanto.

"Jangan memberikan statement yang memancing suasana pilkada menjadi panas," kata dia lagi.[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.