19 August 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


Ini Kata Ustaz Wijayanto Soal Kekerasan di Palestina

...

  • Fazil
  • 09 June 2018 19:00 WIB

Ustadz Wijayanto saat memberikan ceramah tabligh akbar, di Masjid Istiqamah Arun Lhokseumawe, Kamis, 7 Juni 2018, sore. @Fazil
Ustadz Wijayanto saat memberikan ceramah tabligh akbar, di Masjid Istiqamah Arun Lhokseumawe, Kamis, 7 Juni 2018, sore. @Fazil

LHOKSEUMAWE - Kota suci Yerusalem adalah isu yang sangat sensitif dan mungkin paling penting dalam konflik Israel-Palestina, dengan bagian kota diklaim oleh kedua belah pihak sebagai ibukotanya.

Hal itu dikatakan Ustaz Dr. Wijayanto, M.A., dari Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Ia menilai bahwa Israel memang mempunyai tanah (tempat tinggal), tetapi yang dimiliki mereka itu hanya sebagian kecil saja.

"Diperkirakan hanya sepuluh persen lahan mereka (Israel) sebagai tempat tinggalnya di sana. Namun, untuk mencapai kekuasaan sehingga mereka terus menguasai mayoritas umat Muslim di Palestina, akibatnya kini sekian banyak sudah dikuasai Israel dari tanah milik warga Muslim Palestina. Itu merupakan penjajahan," kata Ustaz Wijayanto kepada wartawan usai tabligh akbar di Masjid Istiqamah Arun, Lhokseumawe, Kamis, 7 Juni 2018, sore.

Menurut Ustaz Wijayanto, kekerasan dilakukan Israel terhadap Palestina akan terus terjadi karena ada kezaliman yang dirasakan Palestina saat ini. Jika ingin betul-betul berjihad, salah satunya dengan menegakkan kebenaran di tengah-tengah kezaliman dari suatu pimpinan negara atau siapapun yang berkuasa di Palestina.

"Namun perlu diketahui bersama bahwa Palestina itu bukan bermaksud memberontak, tetapi mereka ingin mengambil haknya dari penjajahan Israel," ungkap Ustaz Wijayanto.

Oleh sebab itu, kata Ustaz Wijayanto, Organisasi Konferensi Islam (OKI) seharusnya sudah menjadi perhatian bersama berkenaan itu. "Kenapa peran OKI tampaknya kurang aktif menyangkut hal ini, dan kita desak terus supaya Indonesia lebih berperan aktif karena Indonesia merupakan salah satu negara yang mayoritas Muslim cukup besar di dunia," ujarnya.

Sementara itu, tabligh akbar tersebut diselenggarakan Badan Dakwah Islamiah (BDI) PT Perta Arun Gas (PAG) Lhokseumawe, serta menyantuni 30 anak yatim dan berbuka puasa bersama masyarakat di lingkungan perusahaan tersebut.[]

Editor: portalsatu.com


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.