12 December 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


Ini Kronologi Penangkapan IRT Muda SS di Rumah Mewah

...

  • CUT ISLAMANDA
  • 01 March 2018 14:30 WIB

Tersangka SS saat ditanyai oleh Kasat Reserse Narkoba AKP Ildani Ilyas @PORTALSATU.COM/CUT ISLAMANDA
Tersangka SS saat ditanyai oleh Kasat Reserse Narkoba AKP Ildani Ilyas @PORTALSATU.COM/CUT ISLAMANDA

LHOKSUKONIRT asal Gampong Matang Raya Barat, Kecamatan Baktiya, SS, 25 tahun, ditangkap di rumah suaminya di Gampong Matang Kumbang, Kecamatan Baktiya pada Senin malam, 26 Februari 2018 karena sabu-sabu. Dalam penangkapan itu yang menjadi target Satuan Reserse Narkoba Polres Aceh Utara sebenarnya ID, suami SS.

“Kami mendapat informasi tersangka ID kembali berbisnis narkotika dan bersamanya ada sabu seberat 25 gram/bruto seharga sekitar Rp25 juta. Kami turun ke lokasi dan melakukan pengintaian. Saya intip dari jendela dapur, terlihat tersangka ID dan SS duduk berhadapan sambil isap sabu bergantian. Saat itu terlihat ID sedang memaketkan sabu menjadi paket kecil-kecil. Setelah isapan sabu SS ketiga, saya matikan saklar lampu dari luar,” kata Kasat Reserse Narkoba Polres Aceh Utara AKP Ildani Ilyas, saat ditemui portalsatu.com di ruang kerjanya, Kamis, 1 Maret 2018.

Baca: Nyabu Bareng: IRT Muda Ditangkap Polisi, Suaminya Kabur

Setelah lampu dimatikan, Ildani melihat ID menyuruh SS memakai sabu sekali lagi. Itu terlihat jelas karena rumah ID memakai lampu save energy.

“Saat sabu diisap, bong (alat isap) itu hidup lampunya, memang dirancang demikian oleh ID. Kami sempat berdiri di luar rumah selama dua jam sambil menunggu lampu darurat itu padam kehabisan energi. Saat lampu darurat padam, SS keluar dari rumah untuk menghidupkan saklar. Saat itulah ia ditangkap, sementara ID kabur dari pintu belakang menggunakan celana pendek sambil membawa lari sabu yang telah dipaketkan,” terang Ildani.

Baca: SS Mengaku Dipaksa Suami Isap Sabu; “Kapiep Han!"

Ildani menyebutkan, di lokasi, pihaknya menemukan dua paket sabu dan bong (alat isap). “Kami tidak bisa menerobos masuk ke rumah itu karena seluruh pintu dan jendela terdapat besi pengaman. Rumah ID itu masuk kategori rumah mewah, tampilan luar dan dalam lux, demikian juga dengan perabotan rumah. Rumah itu milik ID. Selama ID dipenjara 1,5 tahun, rumah itu bisa dikatakan kosong karena SS pulang ke rumah ibunya Gampong Matang Raya Barat. SS masih diperiksa lebih lanjut,” kata AKP Ildani Ilyas.[]  (*sar)

Editor: IHAN NURDIN

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.