20 August 2017

Kabar Aceh Untuk Dunia


Ini pengakuan Sipir Rutan Idi Terkait Penculikan Napi

...

  • MAULANA AMRI
  • 08 January 2017 17:00 WIB

IDI RAYEK - Husni, sipir Rumah Tahanan (Rutan) Idi tidak menyangka peristiwa penculikan narapidana terjadi saat dia piket. Dia malah menyangka kedua pria berseragam loreng tersebut adalah kerabat Iqbal, 26 tahun, narapidana yang kini hilang diculik OTK.

"Pada saat kejadian saya tidak memikirkan dia itu akan diculik. Pasalnya saat saya lihat kedua OTK itu mengenai baju loreng lengkap, persisnya seperti orang baru pulang operasi. Begitulah kelengkapan yang dikenakan OTK itu. Jadi saya tidak terpikirkan ini akan terjadi," ujar Husni, saat ditemui portalsatu.com di ruang Kepala Rutan Idi, Minggu, 8 Januari 2017.

Saat kejadian, Husni bertugas sendiri di pintu depan Rutan Idi. Sementara dua sipir lain sedang aplus alias apel di dalam bersama tahanan.

Husaini mengaku tidak berkutik saat pelaku penculikan menarik paksa tahanan di tangannya. 

"Saya tidak bisa buat apa-apa lagi. Pada saat pintu didorong, mereka langsung menarik paksa tahanan," ujar Husaini.

Pun begitu, Husni dapat mengenali ciri-ciri pelaku yang berbadan kekar. Keduanya juga mengenakan seragam loreng lengkap dengan rompi dan helm baja. Pelaku juga bertutur dalam bahasa Indonesia yang fasih, sehingga Husni sama sekali tak mencurigai kunjungan dua pria itu bakal berujung petaka.

"Kalau dari bahasanya yang digunakan, ya bahasa Indonesia. Dari gaya bahasanya pun, saya tidak mencurigai apa-apa. Saya pikir memang benar dia mau kasih makanan untuk Iqbal," katanya, seraya mengaku akan memenuhi panggilan penyidik Polres Aceh Timur untuk memberikan keterangan.[]

Editor: BOY NASHRUDDIN


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.