23 April 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Inikah Menu Makanan Terakhir yang Disantap Hitler?

...

  • KOMPAS
  • 24 November 2017 14:20 WIB

Ditaktor Jerman, Adlof Hitler, lebih memilih jamur, ketimbang sajian dari daging di akhir hidupnya. Selain itu, minyak biji rami dan kue menjadi santapannya di bunker Berlin. (Daily Mirror)
Ditaktor Jerman, Adlof Hitler, lebih memilih jamur, ketimbang sajian dari daging di akhir hidupnya. Selain itu, minyak biji rami dan kue menjadi santapannya di bunker Berlin. (Daily Mirror)

Sebuah surat dari juru masak ditaktor Jerman Adolf Hitler memberi petunjuk tentang menu makanan yang terakhir disantapnya.

Dilansir dari Daily Mirror, Kamis (23/11/2017), Constanze Manziarly yang dijuluki "Nyonya Marzipani" oleh pasukan elite Jerman (Waffen-SS) merupakan koki Hitler. Dia memasak makanan terakhir Hitler yang terdiri dari pasta dan saus tomat beberapa jam sebelum pimpinan Nazi itu bunuh diri.

Stefan Dietrich, seorang peneliti di kampung halaman Manziarly, di Innsbruck, Austria, menemukan surat-surat yang diperkirakan pernah dikirim Manziarly kepada adiknya pada 1944.

Dalam surat itu juga diceritakan, koki rumah Hitler itu harus mempelajari bagaimana menyiapkan makanan mentah untuk vegetarian.

Hitler telah meninggalkan kebiasaan makan daging sejak 1930-an.

"Namun, apa yang membuat saya sangat lelah adalah beban tanggung jawab yang harus saya pikul," tulis surat itu.

Dalam surat lain, Manziarly mengatakan kepada adiknya, Hitler lebih suka makan makanan dari gandum atau keju khas Jerman dengan campuran minyak biji rami.

Sebagai pengganti daging, Hitler lebih menyukai jamur cincang di atas piringnya.

Sejak awal Perang Dunia II, Hitler hanya makan dua apel parut untuk makanan penutup.

"Fuhrer makan dengan baik," tulisnya di surat itu.

Dalam surat itu juga tergambar ketakutan para pelayan yang memiliki beban besar untuk memenuhi setiap keinginan dan kebutuhan nutrisi Fuhrer, julukan Hitler.

"Saya menghadapi kesulitan yang tak bisa kau bayangkan," begitu kira-kira isi surat Manziarly.

Pada malam 30 April 1945, Manziarly memasak makan malam seperti biasa. Dia memasak telur goreng dengan kentang tumbuk, tanpa tahu Hitler telah mati bunuh diri.

Dua hari setelah Hitler bunuh diri, Manziarly melarikan diri dari bungker bersama sekretaris Hitler, Traudl Junge, dalam sebuah kelompok yang dipimpin pemimpin SS-Brigade, Wilhelm Mohnke.

Junge melaporkan melihat Manziarly ditangkap dua Tentara Merah dan dibawa ke stasiun bawah tanah. Sejak itu, Manziarly tidak pernah terlihat lagi. | sumber : kompas

Editor: IHAN NURDIN

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.