18 August 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


Islam, Agama Terbesar Kedua di Inggris

...

  • REPUBLIKA
  • 30 December 2017 08:40 WIB

Sadiq Khan Wali Kota Muslim pertama London, ibukota Inggris Raya. @merdeka
Sadiq Khan Wali Kota Muslim pertama London, ibukota Inggris Raya. @merdeka

Gedung British Muslim Heritage Lancashire, Whalley, Inggris, menyimpan banyak informasi mengenai Islam. Siapa pun yang masuk ke dalamnya akan melihat fakta sejarah mengenai kedekatan umat Islam dengan Inggris.

Banyak umat Islam yang bergabung memperkuat militer Inggris di negara pesemakmuran, seperti India, Pakistan, dan Bangladesh. Kerajaan dan Pemerintah Inggris sangat mengapresiasi dan memberikan penghargaan kepada mereka.

Penghargaan itu menjadi tanda berkembangnya Muslim di Inggris. Kini Islam adalah agama terbesar kedua di sana. Populasi Muslim Inggris pada 2011 mencapai 2.786.635 orang. Jumlah ini lebih banyak 1,55 juta orang bila dibandingkan hasil sensus 2001.

Pada tahun 2014 jumlah penduduk Muslim di Inggris diperkirakan meningkat menjadi 3.114.992. Sekitar setengahnya atau 1.554.022 orang lahir di luar negeri. Di seluruh Inggris dan Wales populasi Muslim berjumlah 3.047.000 atau 97,8 persen dari seluruh Muslim Inggris atau 5,4 persen dari total populasi.

Hampir 95 persen Muslim tinggal di negeri yang kini dipimpin Ratu Elizabeth II, putri pertama penguasa Inggris sebelumnya, Raja George VI. Tiga perempat Muslim tinggal di London, Yorkshire, dan Humberside. Sensus 2011 menunjukkan, ada 77 ribu Muslim di Skotlandia, 46 ribu orang di Wales, dan 3.800 Muslim di Irlandia Utara. Sebagian dari mereka adalah warga asli Inggris.

Tahun 2011 Inggris memiliki 100 ribu orang yang baru memeluk Islam. Sebanyak 66 persen di antaranya adalah perempuan. Islam adalah agama resmi yang tumbuh paling cepat di Inggris. Para pengikutnya berusia muda dari semua kelompok agama.

Antara tahun 2001 dan 2009, populasi Muslim meningkat hampir 10 kali lebih cepat daripada populasi non-Muslim. Mayoritas mereka yang ada di Inggris berafiliasi kepada Sunni secara teologi. Sementara, lainnya merupakan Syiah dan Ahmadiyah.Kelompok Muslim Inggris terbesar adalah imigran dari Pakistan dan Bangladesh. Selain itu, mereka juga berasal dari India, Arab, Kurdi, Turki, dan Afrika.

Bukti Sejarah Pengaruh Islam di Inggris

Bukti sejarah menunjukkan awal pengaruh Islam di Inggris bermula pada abad ke- 8. Ketika itu Offa, raja Mercen Anglo-Saxon, mencetak sebuah koin dengan tanda Islam.

Sebagian besar merupakan salinan koin yang dikeluarkan oleh penguasa Muslim, Khalifah al-Mansur. Pada abad ke-16, umat Islam dari Afrika Utara, Timur Tengah, dan Asia Tengah hadir di London, bekerja dalam berbagai peran, mulai dari diplomat, penerjemah, pedagang, dan pemusik.

Ilmuwan Islam dalam prolog untuk Chaucer's Canterbury Tales (1386) menyebut kan, setelah Perang Salib melawan Islam, Inggris menjadi ramah dengan beberapa negara Islam. Ratu Elizabeth I, misalnya, meminta Sultan Turki Usmani untuk membantu angkatan laut melawan Armada Spanyol.

Orang Inggris yang tercatat pertama menjadi seorang Muslim adalah John Nelson, yang masuk Islam pada abad ke-16. Dokumen 1641 merujuk pada aliran Mahoma tens yang ditemukan di London. Ada juga beberapa orang yang memeluk Islam selama periode tersebut dan beberapa tahun kemudian. Pada tahun 1649 muncul versi bahasa Inggris pertama Alquran yang ditulis oleh Alexander Ross.

Pada abad ke-18 dan 19 ada sejumlah orang yang masuk Islam berasal dari kelas atas Inggris, termasuk Edward Montagu, putra duta besar untuk Turki. Kelompok besar Muslim pertama di Inggris tiba sekitar 300 tahun yang lalu. Mereka adalah pelaut yang direkrut di India untuk bekerja di East India Company. Jadi, tidak mengherankan bila komunitas Muslim pertama ditemukan di kota-kota pelabuhan.

Awak kapal juga direkrut dan datang ke Inggris. Banyak dari mereka berasal dari Sylhet yang sekarang menjadi Bangladesh. Ada catatan Sylhetis yang bekerja di restoran London pada awal tahun 1873. Beberapa pelaut Muslim memutuskan untuk tinggal di Inggris dan meninggalkan kapal mereka tanpa melalui prosedur imigrasi formal.

Gelombang berikutnya imigrasi Muslim ke Inggris mengikuti pembukaan Terusan Suez pada tahun 1869. Berkembangnya perdagangan di Inggris menyebabkan permintaan orang untuk bekerja di pelabuhan dan kapal semakin tinggi.

Sebagian besar imigran ini berasal dari Yaman, mungkin karena Aden adalah pemberhentian pengisian bahan bakar utama untuk kapal antara Inggris dan Far East, dan banyak pelaut kemudian menetap di kota-kota pelabuhan Cardiff, Liverpool, South Shields, Hull, dan London.

Sekarang ada sekitar 70 ribu hingga 80 ribu orang Yaman yang tinggal di Inggris, yang membentuk kelompok Muslim terbanyak di Inggris.

Contohnya adalah komunitas Yaman Selatan Shields yang terbentuk pada akhir abad ke-19 ketika orang-orang Yaman yang bekerja sebagai pendayung di kapal uap bergerak ke darat dan mendirikan rumah indekos di area dermaga. 

Masjid Pertama di Inggris

 Masjid pertama di Inggris tercatat berada di Glyn Rhondda Street 2, Cardiff, pada tahun 1860. Kemudian, Masjid Shah Jahan di Woking dibangun pada tahun 1889. Pada tahun yang sama Abdullah Quilliam membangun sebuah masjid di Liverpool, yang kini menjadi Institusi Muslim Liverpool.

Masjid pertama di London adalah Masjid Fazl yang didirikan pada tahun 1924, yang biasa disebut Masjid London. Meningkatnya jumlah umat Islam menghasilkan lebih dari 1.500 masjid pada tahun 2007.

Masjid merupakan pusat aktivitas mereka. Umat Islam kerap berkumpul untuk mendengarkan siraman rohani dari pendakwah yang berdatangan dari berbagai wilayah. Dakwah tersebut meningkatkan keimanan masyarakat.

Shalat Jumat selalu dilaksanakan. Umat Islam berdatangan ke masjid untuk bersujud dan juga mendengarkan ceramah para dai.

Kegiatan pendidikan juga kerap dilaksanakan. Anak-anak belajar mengaji Alquran dengan penuh semangat. Mereka juga mendalami pengetahuan tentang Islam, seperti sejarah, fikih, tauhid, dan lainnya.

Anak-anak juga kerap mengisi waktu belajar dengan kegiatan kreatif yang penuh keceriaan.

Para guru mereka selalu mengarahkan untuk berbuat baik kepada kedua orang tua. Ayah dan ibu telah membesarkan mereka dengan penuh semangat sehingga anak harus menghormati keduanya. Ajaran Islam juga menegaskan, berbuat baik kepada kedua orang tua adalah keharusan.[]Sumber:republika

Editor: THAYEB LOH ANGEN


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.