12 July 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Istri Plt Gubernur Aceh Serahkan Bantuan kepada Mualaf Center Subulussalam

...

  • SUDIRMAN
  • 29 May 2020 18:30 WIB

Foto: Sudirman/portalsatu.com
Foto: Sudirman/portalsatu.com

SUBULUSSALAM - Istri Plt Gubernur Aceh, Dr. Dyah Erti Idawati, M.T., menyerahkan bantuan sembako kepada mualaf center di Kampung Suka Makmur, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam, Jumat, 29 Mei 2020.

Turut hadir dalam penyerahan bantuan ini, Wali Kota Subulussalam, H. Affan Alfian Bintang, S.E., didampingi istri, Hj. Mariani Harahap dan Wakil Wali Kota Drs. Salmaza, M.A.P., didampingi istri Ramadhiani serta anggota DPRK Subulussalam, Dolly Cibro.

Kedatangan Dyah Erti Idawati di sana disambut Ketua Pembina Mualaf Center dr. H. Syahyuril beserta pengurus lainnya dan sejumlah mualaf.

Dalam kesempatan itu, Syahyuril mengatakan mualaf center ini baru saja dibangun bertujuan untuk melakukan pembinaan ajaran agama Islam bagi mualaf di Kota Subulussalam berjumlah sekitar 125 orang.

"Kita mulai bangun rumah ini tempat pembinaan ajaran agama Islam, mereka mualaf sangat semangat belajar Islam," ungkap Syahyuril di hadapan istri Plt Gubernur Aceh.

Selain pembinaan di bidang agama, kata Syahyuril pihaknya juga akan melakukan pemberdayaan ekonomi terhadap mualaf. Di lokasi tersebut juga ada sebidang tanah mungkin nanti bisa dijadikan lokasi untuk pemberdayaan ekonomi.

Pengurus Mualaf Center, juga memiliki lahan satu hektare di seputaran lokasi tersebut, nantinya digunakan untuk membangun rumah mualaf. Lahan tersebut bisa menampung sekitar 30 unit rumah. 

Pengurus Mualaf Center menyambut baik atas kehadiran ibu Plt Gubernur Aceh ke Kota Subulussalam bisa melihat langsung kondisi Mualaf Center. 

Melalui Dyah Erti Idawati, bisa menyampaikan kepada Pemerintah Aceh terkait keberadaan Mualaf Center di Kota Subulussalam, yang sangat membutuhkan perhatian dari provinsi agar program pembinaan mualaf dan pemberdayaan ekonomi mualaf dapat terlaksana dengan baik.

Sementara Dyah Erti Idawati mengapresiasi pengurus Mualaf Center, tanpa bantuan yang berarti dari pemerintah, mereka sudah bisa berdikari, mendirikan bangunan Mualaf Center.

"Ini perlu kita apresiasi tanpa ada bantuan yang berarti dari pemerintah, tapi sudah bisa berdikari, saya yakin nanti, baik dalam kapasitas pribadi atau pemerintah mungkin ada yang bisa dibantu," ungkap Dyah Erti Idawati.

Dyah Erti Idawati mengaku sangat tertarik dengan program pemberdayaan ekonomi mualaf. Karena di samping memperkuat aqidah, mereka para mualaf juga diperkuat di sektor ekonomi, dengan melihat sesuai potensi yang mereka miliki.

"Misal ternak lele, di sini kan ada usaha lele asap, kita lihat kesiapan masyarakat, untuk kita bantu," ungkapnya.

Melihat gedung bagian dalam yang belum diplestel, Dyah Erti Idawati meminta pengurus Mualaf Center untuk berkoordinasi dengan anggota DPRK Subulussalam dari Partai Demokrat.

"Kalau perlu nanti untuk plestel semen, cat konsultasi aja sama anggota DPRK kami," ungkap Dyah Erti Idawati sesaat sebelum meninggalkan lokasi tersebut.[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.