19 October 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Jabatan Keuchik Lowong, Warga Kuta Bate Kesulitan Mengurus Surat

...

  • Fazil
  • 08 October 2019 12:12 WIB

Ilustrasi kepala Desa [sumber: Google]
Ilustrasi kepala Desa [sumber: Google]

Masyarakat Gampong Kuta Bate, Meurah Mulai, Aceh Utara kesulitan mengurus surat. Kepala desa (Keuchik) terpilih belum dilantik, Pejabat Sementara (Pj) Keuchik habis masa jabatan, sementara Pelaksana Harian (Plh) Keuchik yang ditunjuk Camat juga tidak dibekali Surat Keputusan (SK).

ACEH UTARA- Penjabat (Pj) Keuchik Gampong Baroh Kuta Bate, Kecamatan Meurah Mulia, Kabupaten Aceh Utara sudah berakhir sejak 26 September 2019 lalu. Namun, Pj keuchik yang baru belum diangkat sampai saat ini. Kekosongan jabatan Pj Keuchik Baroh Kuta Bate itu dikeluhkan masyarakat setempat, terutama bagi warga yang membutuhkan surat keterangan dari keuchik.

Warga Gampong Baroh Kuta Bate, Murtala, kepada portalsatu.com, Senin, 7 Oktober 2019. Ia mengatakan, gampong ini kosong pemimpin (keuchik) terhitung sejak 26 September 2019 hingga saat ini belum ada penjabat (Plt, Pj, Plh/keuchik gampong) yang diangkat oleh pihak kecamatan (camat). Padahal, masyarakat sangat butuh surat keterangan kurang mampu untuk anak sekolah yang mana batas penerimaan terakhir di Sekolah Dasar (SD) pada hari (Senin, 7 Oktober 2019).

Menurut Murtala, masa jabatan keuchik Maimun periode 2014-2019 itu telah berakhir, dan keuchik yang baru terpilih atas nama Mukhsin saat pemilihan untuk periode 2019-2024 itu pada 9 September 2019 lalu belum dilantik.

"Kasihan masyarakat ketika membawa surat keterangan miskin kepada keuchik periode sebelumnya, maka tidak bisa diteken karena masa jabatannya telah berakhir pada 26 September lalu," kata Murtala.

Murtala menambahkan, memang dari pihak Camat Meurah Mulia sudah menunjukkan Plh. Kepala Desa untuk Gampong Baroh Kuta Bate, tapi itu (Plh) hanya disampaikan melalui lisan dan bukan secara tertulis. Sehingga disaat masyarakat setempat membawa surat keperluan kepada Plh tersebut, maka tidak bisa dilayani karena belum ada Surat Keputusan (SK) dari pihak kecamatan, padahal kekosongan pimpinan di gampong itu sudah lebih dari seminggu.

Hal senada diungkap warga setempat lainnya, Fauzan, bahwa Plh. Keuchik Gampong Baroh Kuta Bate, yaitu Sofyan yang berasal di unsur kecamatan atau kantor camat berdasarkan usulan dari pihak tuha peut gampong sebelumnya. Tetapi beliau bisa melayani keperluan berkaitan dengan administrasi dari warga sepenuhnya, karena belum ada SK penugasan serta tak berstempel. 

"Warga sangat membutuhkan surat kurang mampu untuk anak sekolah batas terakhir pada hari (Senin), sehingga pengurusan surat itu menjadi kendala bagi masyarakat. Ini cukup kita sesalkan dan belum pernah terjadi sebelumnya kekosongan pemimpin (keuchik) atau pemerintahan di gampong ini," ujar Fauzan.

Fauzan menambahkan, pihaknya tidak mempersoalkan mengenai kapan keluarnya SK keuchik terpilih untuk dapat segera dilantik sebagai keuchik definitif, tapi roda pemerintahan menyangkut keperluan administrasi di Gampong Baroh Kuta Bate itu harus tetap berjalan sebagaimana sudah ditunjukkan Plh.

Sementara itu Camat Meurah Mulia, M. Jamil Rasyid, dikonfirmasi portalsatu.com, Selasa, 8 Oktober 2019, menyebutkan, untuk Plh., Keuchik Baroh Kuta Bate sudah ditunjukkan saudara Sofyan dari unsur pihak kantor camat, jika ada warga ada untuk mengurus keperluan surat maka bisa melaui beliau (Sofyan). Namun, untuk SK 

pengangkatan keuchik terpilih itu sampai saat ini belum keluar, mungkin dalam minggu ini sudah ada. "Kalau SK keuchik terpilih sudah ada, tentunya akan segera dilantik untuk kelancaran pembangunan desa setempat," ungkap Jamil Rasyid.

Ia menambahkan, Plh. Keuchik Sofyan juga belum ada SK, jika sudah ada SK baru bisa melayani administrasi seperti surat menyurat di gampong tersebut. Untuk sementara ini apabila ada warga yang ingin mengurus keperluan surat menyurat maka bisa datang langsung ke kantor camat dan tidak masalah, yang teken surat ada Kasi Pemerintahan.

"Sejauh ini belum ada kendala administrasi di gampong itu (Baroh Kuta Bate), atau belum ada keluhan warga bahwa tidak ada yang teken bagian surat menyurat. Tidak ada keluhan warga sama saya mengenai itu dan belum ada informasi,"

Sementara itu, Kasubag Umum Kantor Camat, Sofyan, mengungkapkan, dirinya belum menerima SK (sebagai Plh), maka tidak bisa bekerja untuk melayani administrasi di gampong tersebut.  

"Saya ditunjukkan (Plh) secara lisan baru beberapa hari lalu dari Kasi Pemerintahan Kantor Camat. Memang benar ada warga yang membawa surat kurang mampu itu kepada saya, tapi tidak bisa diteken karena belum ada SK dari pihak kecamatan tentu tidak bisa berbuat," ungkap Sofyan.[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.