30 May 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Jaga Jarak Dalam Saf, Jemaah Masjid Raya Baiturrahman Mulai Terapkan Imbauan MPU Aceh

...

  • Fakhrurrazi
  • 01 April 2020 21:30 WIB

Hindari Covid-19, para jemaah di Masjid Raya Banda Aceh jaga jarak dalam setiaf saf sesuai imbauan MPU. Foto Istimewa
Hindari Covid-19, para jemaah di Masjid Raya Banda Aceh jaga jarak dalam setiaf saf sesuai imbauan MPU. Foto Istimewa

BANDA ACEH – Para jemaah yang melaksanakan shalat berjamaah di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh mulai menerapkan sistem jaga jarak dalam saf pada setiap waktu shalat, sejak Rabu,1 April 2020. Hal itu menyikapi Tausyiah Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh tentang tata cara berjamaah di masjid serta shalat Jumat yang dikeluarkan sehari sebelumnya.

Wakil Ketua MPU Aceh, Tengku Faisal Ali mengatakan, dalam keadaan darurat dan demi keselamatan dianjurkan melaksanakan shalat berjamaah dibuat jarak pada setiap saf antara satu jemaah dengan jemaah lainnya. Pemberian jarak tersebut dilakukan sesuai protokol kesehatan, demi mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19 yang tengah mewabah.

"Fazilah berjamaah tetap dapat walaupun safnya berjarak satu meter, karena darurat, karena memperhatikan potensi menularnya penyakit," kata Tengku Faisal, saat dikonfirmasi portalsatu.com, Rabu, 1 April 2020.

Tengku Faisal juga menyebut, semua kegiatan keagamaan yang dilakukan sesuai instruksi kesehatan, maka dibenarkan dan tidak ada masalah dalam pelaksanaannya.

"Semua kegiatan keagamaan apabila mampu di jaga sesuai dengan protokoler kesehatan, enggak ada masalah. Walaupun dalam pelaksanaan shalat Jumat," sebut Tengku Faisal.

Tengku Faisal menjelaskan, bahwa tuntutan kesehatan berpadu dengan nilai agama, sehingga pelaksaan ibadah bisa dilaksanakan dengan aman dan khusyuk.

"Agama itu mengakomodir sisi agama dan sisi kesehatan. Tuntutan kesehatan dipadukan dengan nilai agama dijalankan dalam ibadah, disinilah indahnya islam," tegas Tengku Faisal.

Disamping itu, tambahnya, dalam konteks agama dalam kondisi apapun selalu ada solusi yang bisa diambil dalam menentukan pelaksanaan ibadah.

"Dalam konteks agama, kita nampakkan kepada masyarakat bahwa agama kita, dalam kondisi seperti ini, ada solusi yang diberikan," ujarnya.

Tengku Faisal juga membenarkan bahwa tidak ada penutupan masjid di Aceh untuk pelaksaan shalat berjamaah. Kecuali, katanya, daerah-daerah yang sudah diisolasi, maka dibolehkan tidak membuka masjid untuk ibadah.

"Kita tidak ingin ada penutupan masjid (di Aceh) dengan alasan yang tidak jelas. Kecuali daerah yang sudah diisolasi, namun juga kita anjurkan syiarnya untuk mengumandangkan azan seperti biasa," pungkas Tengku Faisal Ali.[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.