15 October 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia

Lhokseumawe
Jaksa Kembalikan Berkas Penyidikan Tersangka Pelecehan Seksual Terhadap Santri kepada Penyidik

...

  • Fazil
  • 28 August 2019 14:30 WIB

ilustrasi. Foto: ANTARA
ilustrasi. Foto: ANTARA

LHOKSEUMAWE - Kejaksaan Negeri Lhokseumawe mengembalikan berkas penyidikan tersangka AI (45) dan MY (26), terkait kasus dugaan pelecehan seksual terhadap santri (anak) di bawah umur, kepada penyidik Satreskrim Polres setempat untuk dilengkapi.

Hal itu disampaikan Kajari Lhokseumawe, Muhammad Ali Akbar, S.H., M.H., melalui Kepala Seksi Pidana Umum, Fakhrillah, S.H., M.H., dikonfirmasi portalsatu.com, Rabu, 28 Agustus 2019. Menurut Fakhrillah, berkas kedua tersangka itu sudah dikembalikan kepada penyidik Satreskrim Polres Lhokseumawe, Kamis, 8 Agustus 2019 lalu. Namun, jaksa belum bisa menyampaikan apa saja yang harus dilengkapi oleh penyidik, karena hal itu menyangkut materi penyidikan.

"Kasusnya masih dalam penyidikan, dan saat ini penyidik sedang menyempurnakan berkas sesuai dengan petunjuk jaksa. Untuk penerapan pasal yang dilanggar jarimah jinayat yang diatur di dalam Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat," kata Fakhrillah.

Fakhrillah menambahkan, pihaknya sudah memberikan petunjuk kepada penyidik untuk dilengkapi dan diharapkan berkas penyidikan kedua tersangka itu dapat segera diserahkan kembali ke Kejari Lhokseumawe untuk diteliti lagi. Jika berkas nantinya dinyatakan sudah lengkap maka akan dilakukan penyerahan kedua tersangka dari penyidik kepada jaksa, lalu segera dilimpahkan ke Makamah Syariah Lhokseumawe untuk disidangkan.

Kapolres Lhokseumawe AKPB Ari Lasta Irawan melalui Kasat Reskrim AKP Indra T. Herlambang, menyebutkan, kasus kedua tersangka itu tahap P19 atau pengembalian berkas penyidikan untuk dilengkapi. Penyidik melakukan pemeriksaan saksi tambahan, konfrontasi antarsaksi yang diperlukan, dan pemeriksaan ahli.

"Ada yang sudah dilaksanakan, ada yang belum. Untuk ahli sudah, saksi tambahan sebagian sudah, dan konfrontasi sudah sebagian. Saksi tambahan kalau tidak salah ada empat orang yang sudah diperiksa. Saksi itu ada yang dari keluarga korban dan pihak pesantren (AN)," ujar Indra.

Menurut Indra, setelah dilengkapi nantinya penyidik akan menyerahkan kembali berkas penyidikan itu kepada kejaksaan. Kedua tersangka, kata dia, saat ini masih ditahan di Polres Lhokseumawe.

Diberitakan sebelumnya, personel Polres Lhokseumawe menangkap pimpinan pesantren berinisial AI (45) dan guru ngaji di pesantren itu berinisial MY (26) lantaran diduga melakukan pelecehan seksual terhadap sejumlah santri yang masih di bawah umur. Kasus tersebut terjadi di pesantren AN (singkatan) yang dipimpin AI di Lhokseumawe. Kedua tersangka tersebut ditangkap pada 8 Juli 2019.

Setelah AI ditangkap polisi dan ditahan, pihak yayasan pemilik pesantren AN kemudian mencopot jabatan AI sebagai pimpinan lembaga pendidikan itu dan telah diangkat pimpinan baru.[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.