12 December 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


Jangan Lupakan Pengrajin Tradisional, di Sanalah Dimulainya Kemajuan

...

  • portalsatu.com
  • 15 February 2018 14:00 WIB

Pengrajin atap rumbia di Gampong Piyeung Lhang, Kecamatan Montasik, Kabupaten Aceh Besar, menganyam atap dari daun rumbia, Rabu (14/02/2018). @Ist/Kodam IM
Pengrajin atap rumbia di Gampong Piyeung Lhang, Kecamatan Montasik, Kabupaten Aceh Besar, menganyam atap dari daun rumbia, Rabu (14/02/2018). @Ist/Kodam IM

JANTHO - Di tengah kemajuan zaman dan teknologi, masih ada pengrajin tradisional yang mengandalkan keterampilannya dengan tangannya sendiri seperti membuat atap dari daun rumbia. Inilah yang dilakukan seorang warga Gampong Piyeung Lhang, Kecamatan Montasik, Kabupaten Aceh Besar, terlihat saat kunjungan Binter (Pembinaan Teritorial) Babinsa Koramil 12/Montasik, Kodim 0101/BS, Sertu Samsul Sugito, di gampong binaannya, Rabu (14/02/2018).

Untuk memberikan motivasi serta semangat kepada warga desa binaannya, Sertu Samsul Sugito, sebagai Babinsa tetap memberikan suport kepada pengrajin atap rumbia di desa binaannya, untuk tetap semangat terus berinovatif dan berkreasi walaupun tuntutan dan tantangan jaman sudah beralih ke tenaga mesin, tetapi pasar masih menunggu hasil karya dari tangan-tangan terampil mereka sebagai pengarajin atap rumbia, seperti yang dilakukan oleh salah seorang warga di gampong binaannya ini.

"Jangan kita lupakan para pengrajin-pengrajin tradisional ini, harus kita dukung dan support mereka, karena dari tangan-tangan mereka inilah dimulainya cikal bakal kemajuan perkembangan kerajinan di negara ini, dan mulai dari karya seni mereka inilah, pencetus ide sehingga sekarang karya mereka dibuat dengan menggunakan mesin-mesin teknologi saat ini, karena itu kita harus menjaga budaya kerajinan tradisional ini agar terus dilestarikan," kata Sertu Samsul Sugito, saat kunjugan Binternya ke pengrajin atap rumbia di gampong binaannya tersebut.[]

Editor: THAYEB LOH ANGEN

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.